Sempat Terhenti Karena Corona, Pembangunan Rest Area Pandawa Maetala Kulonprogo Kembali Dilanjutkan

Bupati Kulonprogo Sutedjo saat mengikuti pemasangan saka di lokasi pembangunan Rest Area Pandawa Maetala, Kalurahan Sindutan, Kapanewon Temon, Senin (2/11/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
03 November 2020 14:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Pembangunan Rest Area Pandawa Maetala di Kalurahan Sindutan, Kapanewon Temon, Kulonprogo, yang sempat tertunda karena pandemi Covid-19 akhirnya dilanjutkan kembali. Pelanjutan proyek ini ditandai dengan pemasangan saka secara simbolis oleh unsur Forkompinda Kulonprogo di lokasi pembangunan, Senin (2/11/2020).

Saka kayu itu nantinya menjadi tiang penyangga untuk bangunan joglo di Pandawa Maetala. Kehadiran joglo ini tak lepas dari permintaan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, yang ingin agar rest area dan resor di tapal batas Kulonprogo dan Purworejo itu bisa menghadirkan nuansa Jogja.

BACA JUGA: Sultan Ingin Masyarakat Terbiasa Masuk Malioboro Jalan Kaki

PT Avicenna Perkasa, perusahaan yang ditunjuk Pemkab Kulonprogo untuk pembangunan Pandawa Maetala bakal menjadikan kawasan Joglo itu sebagai pusat jajanan serba ada (pujasera). Selain menjajakan produk merk nasional dan mancanegara, di kawasan itu juga bakal dihadirkan UMKM lokal Kulonprogo dan sekitarnya.

"Kawasan Joglo yang akan dijadikan rest and resort area ini bakal menjadi tempat promosi merek-merek nasional maupun internasional serta UMKM kuliner yang khusus disediakan untuk UMKM kuliner Kulonprogo. Di kawasan ini juga akan dibangun gedung teater dan bioskop," kata Direktur PT. Avicenna Perkasa, Ali Muddin.

BACA JUGA: Tiga Formasi CPNS 2019 di Kulonprogo Masih Kosong

Pembangunan Pandawa Maetala merupakan proyek kerja sama operasional (KSO) antara Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Kulonprogo dengan PT. Avicena Perkasa. Menelan anggaran hingga Rp30 miliar, peletakan batu pertama pembangunan rest area ini telah dilakukan pada awal 2019.

Namun proses pembangunan proyek yang diproyeksikan bakal menjadi kawasan penopang Yogyakarta International Airport (YIA) itu terhenti karena adanya pandemi Covid-19. Ali mengatakan pembangunan sudah bisa dimulai kembali dan ditargetkan proyek ini dapat rampung pada awal 2021 mendatang.

BACA JUGA: Refly Harun Ungkap Alasan Bikin Konten Bareng Gus Nur: Menambah Subscriber

"Sudah ada target bahwa untuk penyelesaian pembangunan rest area ini pada Januari atau Februari tahun depan," ujarnya.

Bupati Kulonprogo, Sutedjo,  mengatakan pembangunan Rest Area Pandawa Maetala merupakan salah satu upaya Pemkab Kulonprogo menangkap peluang dengan beroperasinya YIA. Di lokasi itu nanti bakal menjadi pusat UMKM yang diharapkan bisa menarik perhatian wisatawan khususnya pengguna jasa penerbangan yang melalui bandara.

"Kehadiran rest area ini menjadi peluang kami untuk menggeliatkan perekonomian masyarakat, semoga pembangunan dapat segera selesai dan segera digunakan," ujarnya.