Gempa Jogja Magnitudo 3,6 Warga Berhamburan Keluar Rumah
Gempa Bantul M 3,6 terjadi Kamis sore. BMKG mencatat pusat gempa berada 11 km tenggara Bantul dengan kedalaman 10 km.
Sejumlah siswa SD Bopkri Demangan III, Depok Sleman saat menggunakan ponsel untuk PJJ, Jumat (20/11/2020). /ist.
Harianjogja.com, JOGJA—SD Bopkri Demangan II Depok Sleman diberi bantuan ponsel untuk mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) para siswanya.
Kepala SD Bopkri Demangan III Depok Sleman Mustari Admini mengatakan sejumlah kesulitan dalam PJJ antara lain siswa harus menunggu orangtua selesai bekerja untuk bisa menggunakan ponsel saat mengerjakan tugas sekolah. Sehingga pengumpulan tugas ke sekolah kadang tertunda, namun guru tetap memberikan kelonggaran. Adapun rata-rata pekerjaan orangtua siswa di sekolahnya adalah swasta seperti pedagang hingga buruh.
BACA JUGA : XL Axiata Bantu Anak-Anak Bantaran Kali di Jogja Ikuti
Dengan adanya bantuan 18 ponsel dari Infrastrukur Digital Edukasi (IDE) tersebut pihak sekolah meminjamkan kepada siswa kelas 5 dan kelas 6 terutama dari keluarga tidak memiliki ponsel untuk mendukung PJJ. Untuk kuota data internet sekolah memberikan subsidi Rp25.000 setiap bulan ditambah bantuan dari pemerintah pusat.
“Ketika orangtua harus bekerja dan membawa ponselnya, dengan adanya bantuan ponsel ini harapannya mereka tetap bisa mengerjakan tugas online yang diberikan guru. Kalau dipinjamankan maka orangtua bertanggungjawab ikut menjaga,” katanya Jumat (20/11/2020).
Business Development IDE Andreas Setiawan mengatakan bantuan ponsel itu merupakan hasil kerja sama dengan kitabisa.com dan telah diberikan kepada sekolah pada Jumat (20/11/2020). Di dalam ponsel sudah tersedia aplikasi khusus untuk mendukung pembelajaran online, myscool. Aplikasi ini menyediakan kelas online yang terjadwal sehingga siswa dapat melihat secara langsung ada atau tidaknya pembelajaran online di kelasnya.
“Cara memanfaatkannya guru bisa menginput jadwal mata pelajaran, tugas, jadi ada akun orangtua, akun anak dan akun guru,” katanya.
BACA JUGA : Hasil Survei pada Mahasiswa, 70 Persen Bilang PJJ Sudah
Pihaknya memilih SD Bopkri Demangan III karena hasil surveinya menemukan ada beberapa siswa terkendala PJJ lantaran tidak memiliki ponsel sehingga telat dalam mengerjakan tugas. Ia berharap fasilitas itu bisa meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Kami survei lebih dahulu memang banyak siswa di sekolah ini butuh fasilitas penunjang ponsel. Harapannya orangtua tetap melakukan pendampingan sehingga ponsel bisa dimanfaatkan siswa sebagaimana mestinya,” katanya.
Salah satu orangtua siswa Arif Susilo mengatakan pinjaman ponsel itu sangat bermanfaat bagi anaknya, karena selama PJJ penggunaan ponsel masih harus berbagi dengan milik orangtua. Pendampingan tetap akan dilakukan selama anak menggunakan ponsel.
BACA JUGA : Kemendikbud Klarifikasi soal 2 Siswa Meninggal Diduga
“Selama ini anak saya harus bagi waktu jam belajar anak dan kebutuhan kerja, kalau mau mengerjakan tugas online harus menunggu ponsel milik ibunya,” kata pria yang bekerja sebagai buruh ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa Bantul M 3,6 terjadi Kamis sore. BMKG mencatat pusat gempa berada 11 km tenggara Bantul dengan kedalaman 10 km.
Hashim Djojohadikusumo mengingatkan Rusun Manggarai tidak diborong spekulan. Proyek ini menyediakan 3.784 unit hunian bagi MBR.
Pemkot Jogja mendorong UMK batik bergabung dalam koperasi sektor riil untuk memperkuat produksi, pemasaran, pembiayaan, dan branding.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan operasional LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai pada 26 Agustus 2026 mendatang.
BMKG memprakirakan curah hujan Kalsel mulai meningkat Oktober 2026, tetapi lahan masih sangat mudah terbakar pada 22-23 Agustus.
Prabowo menegaskan pelaku karhutla akan ditindak. Izin korporasi bisa dicabut jika terbukti melakukan pelanggaran hukum.