SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Kondisi fasilitas kesehatan darurat Covid-19 (FKDC) di Sleman yang sempat penuh mendorong Pemkab Sleman untuk menyiapkan FKDC tambahan. Selain tetap mengoperasikan Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang, Pemkab berencana mengaktifkan gedung Kementerian PMD Kalasan sebagai FKDC baru.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan alternatif tersebut akan disiapkan mana kala dua FKDC yang sebelumnya beroperasi sudah tidak bisa menampung pasien asimtomatik. "Kami akan menyiapkan Gedung Kementerian PMD itu sebagai FKDC. Nanti ruangannya akan disiapkan sambil menunggu perkembangan," katanya, Minggu (22/11/2020).
BACA JUGA: Sehari Tambah 33 Pasien, Positif Covid-19 di Klaten Jadi 1.531 Kasus
Hanya saja, lanjutnya, jika FKDC tambahan sudah disiapkan maka sumber daya manusianya juga harus disiapkan. Kondisi ini, katanya juga menjadi persoalan sehingga besar kemungkinan Dinkes akan membuka rekrutmen bagi relawan untuk ditempatkan di Gedung Kementerian PMD Kalasan. "Rencananya seperti itu. Tapi kami dengar, Satgas Covid-19 DIY juga akan membuka FKDC. Kami akan lihat perkembangan rencana tersebut," ujarnya.
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Sleman, Shavitri Nurmala Dewi mengatakan saat ini kapasitas FKDC di Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang tak lagi penuh. Dari 138 kapasitas di Asrama Haji saat ini terisi 70 orang sementara dari 54 kapasitas Rusunawa Gemawang hanya dihuni 29 orang. Total pasien asimtomatik di kedua FKDC tersebut tercatat 99 orang. "Hari ini 27 orang sudah dinyatakan pulang ke rumah. Jadi tidak penuh lagi. Tetapi kami tidak tahu perkembangan ke depan," katanya.
Apalagi saat ini dari 17 kepanewon di Sleman, sebanyak 15 kepanewon masuk zona merah. Hanya dua kepanewon yang statusnya di luar zona merah, yakni Moyudan dan Seyegan. Meskipun begitu, keduanya sudah masuk kategori zona oranye atau resiko sedang. "Kami berharap masyarakat meningkatkan protokol kesehatan," harap Evie.
Sekadar diketahui, data Satgas Covid-19 Sleman per Jumat (20/11/2020) mencatat dari kapasitas 138 kamar di Asrama Haji hanya tersisa tiga ruangan saja sementara di rusunawa Gemawang 54 kamar terisi penuh oleh pasien. Kondisi tersebut menyebabkan Dinkes Sleman mengeluarkan kebijakan untuk tidak menerima pasien asimtomatik dan meminta rumah sakit rujukan Covid-19 untuk menerima perawatan pasien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.