Gerindra Sleman Bangun Kantor Baru, Targetkan Rampung Februari 2027
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Kondisi fasilitas kesehatan darurat Covid-19 (FKDC) di Sleman yang sempat penuh mendorong Pemkab Sleman untuk menyiapkan FKDC tambahan. Selain tetap mengoperasikan Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang, Pemkab berencana mengaktifkan gedung Kementerian PMD Kalasan sebagai FKDC baru.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan alternatif tersebut akan disiapkan mana kala dua FKDC yang sebelumnya beroperasi sudah tidak bisa menampung pasien asimtomatik. "Kami akan menyiapkan Gedung Kementerian PMD itu sebagai FKDC. Nanti ruangannya akan disiapkan sambil menunggu perkembangan," katanya, Minggu (22/11/2020).
BACA JUGA: Sehari Tambah 33 Pasien, Positif Covid-19 di Klaten Jadi 1.531 Kasus
Hanya saja, lanjutnya, jika FKDC tambahan sudah disiapkan maka sumber daya manusianya juga harus disiapkan. Kondisi ini, katanya juga menjadi persoalan sehingga besar kemungkinan Dinkes akan membuka rekrutmen bagi relawan untuk ditempatkan di Gedung Kementerian PMD Kalasan. "Rencananya seperti itu. Tapi kami dengar, Satgas Covid-19 DIY juga akan membuka FKDC. Kami akan lihat perkembangan rencana tersebut," ujarnya.
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Sleman, Shavitri Nurmala Dewi mengatakan saat ini kapasitas FKDC di Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang tak lagi penuh. Dari 138 kapasitas di Asrama Haji saat ini terisi 70 orang sementara dari 54 kapasitas Rusunawa Gemawang hanya dihuni 29 orang. Total pasien asimtomatik di kedua FKDC tersebut tercatat 99 orang. "Hari ini 27 orang sudah dinyatakan pulang ke rumah. Jadi tidak penuh lagi. Tetapi kami tidak tahu perkembangan ke depan," katanya.
Apalagi saat ini dari 17 kepanewon di Sleman, sebanyak 15 kepanewon masuk zona merah. Hanya dua kepanewon yang statusnya di luar zona merah, yakni Moyudan dan Seyegan. Meskipun begitu, keduanya sudah masuk kategori zona oranye atau resiko sedang. "Kami berharap masyarakat meningkatkan protokol kesehatan," harap Evie.
Sekadar diketahui, data Satgas Covid-19 Sleman per Jumat (20/11/2020) mencatat dari kapasitas 138 kamar di Asrama Haji hanya tersisa tiga ruangan saja sementara di rusunawa Gemawang 54 kamar terisi penuh oleh pasien. Kondisi tersebut menyebabkan Dinkes Sleman mengeluarkan kebijakan untuk tidak menerima pasien asimtomatik dan meminta rumah sakit rujukan Covid-19 untuk menerima perawatan pasien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
BPPTKG menguji sirine EWS Kali Talang dan aplikasi Smart di Balerante, Klaten, untuk mendukung peringatan dini dan simulasi evakuasi Merapi.
Persib dan Persija mengecam penyerangan rombongan Persib EPA U-18 di Rest Area KM 360 Batang. Kedua klub meminta kasus diusut tuntas.
Davide Tardozzi mengakui keunggulan Aprilia usai MotoGP Mandalika. Ducati menatap Phillip Island di tengah persaingan gelar yang ketat.
Komisi IV DPRD Kulonprogo memantau pelaksanaan kebijakan disabilitas, ketenagakerjaan, dan pariwisata. Sebanyak 90% karyawan PT Indonesia Plafon Semesta berasal
Apple mengonfirmasi acara rumah pintar 13 Oktober. MacBook Pro OLED, iMac M6, dan iPad Mini baru dirumorkan hadir pada akhir bulan.