Capaian Investasi Kulonprogo Triwulan III: AP 1 Jadi Penyumbang Terbesar

Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulonprogo. - Ist/ Dok PT Angkasa Pura I (Persero)
23 November 2020 10:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--PT Angkasa Pura 1 tercatat sebagai perusahaan dengan nilai investasi terbesar di Kabupaten Kulonprogo pada triwulan ketiga 2020. Nilai investasi perusahaan itu lewat Yogyakarta International Airport (YIA) mencapai Rp500,5 miliar.

"Penyumbang investasi terbesar saat ini PT AP 1 selaku pengelola Yogyakarta International Airport (YIA), di mana nilai realisasi investasinya mendominasi total keseluruhan capaian di triwulan III," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo, Agung Kurniawan, Senin (23/11/2020).

DPMPT Kulonprogo sebelumnya telah menyelenggarakan pengumpulan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) perusahaan yang berdasarkan peraturan Badan koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia dilaksanakan berkala setiap triwulan.

Baca juga: Detik-Detik Guguran Lava 1954 Meluncur dari Puncak Merapi

Hasil rekapitulasi realisasi investasi di kabupaten yang sudah diterima laporan LKPMnya oleh BKPM RI itu sebanyak 38 izin usaha. Rinciannya 8 usaha dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan 30 Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Adapun total nilai realisasi investasi dari 38 izin usaha itu pada triwulan ketiga ini menembus angka Rp571,3 miliar, terdiri dari sektor PMDN sebesar RP.570,8 miliar dan PMA Rp372,04 juta. Dari jumlah itu Rp500,5 miliar nilai investasi berasal dari AP1.

"Sementara untuk total realisasi investasi sampai dengan dengan triwulan ketiga ini telah mencapai Rp1.8 triliun," ujar Agung.

Agung mengatakan partisipasi perusahaan dalam pelaporan LKPM pada periode kali ini sudah cukup baik. Sebab menurutnya ada beberapa perusahaan yang pada periode sebelumnya tidak melapor, pada periode kali ini akhirnya melaporkan LKPMnya. Untuk menunjang ketertiban pelaporan ini, pihaknya akan melanjutkan sosialisasi dan pendampingan LKPM online pada setiap periodenya.

"Karena di lapangan masih banyak perusahaan yang membutuhkan pendampingan dalam pengisian LKPM," ujar dia.

Baca juga: Pajak Digital Gagal Disepekati di KTT G20 Tahun Ini

Perlu diketahui pelaporan LKPM penting karena bertujuan untuk memperoleh data Perkembangan Realisasi Penanaman Modal dan informasi masalah/hambatan yang dihadapi perusahaan. Di samping itu bagi perusahaan, LKPM bermanfaat sebagai sarana komunikasi pemerintah dan perusahaan, serta fasilitasi jika ada kendal atau hambatan yang dihadapi perusahaan.

LKPM sendiri wajib disampaikan secara online melalui situs https://lkpmonline.bkpm.go.id. Bisa juga diakses melalui sistem Online Single Submission (OSS) Versi v.1.1 dengan cara login di menu pelaku usaha kemudian pilih menu Lapor LKPM.