Satpam SPPG Kecandran Salatiga Ditemukan Meninggal Saat Pergantian Jaga
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
Pesawat KT-1B Wong Bee dari Tim The Jupiters TNI AU terbang untuk berlatih aerobatik di atas Lapangan Udara Adisutjipto, Yogyakarta, Selasa (31/3/2015). Latihan tersebut sebagai persiapan untuk tampil pada peringatan HUT ke-69 TNI AU yang akan digelar pada 9 April 2015 di Jakarta. /ANTARA FOTO-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN--Warga di sekitar lokasi jatuhnya pesawat latih TNI AU KT-1B Wong Bee Nomor Registrasi LL-0111 yang mengalami kecelakaan di ujung barat "runway" atau landasan pacu Lanud Adisutjipto Yogyakarta pada Senin siang menyebutkan saat kejadian cuaca dalam kondisi gerimis.
"Saat kejadian cuaca gerimis. Tiba-tiba terdengar suara keras seperti seng jatuh sebanyak dua kali," kata Bayu, salah satu warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi jatuhnya pesawat.
Ia mengatakan, setelah itu banyak warga kampung yang berteriak ada pesawat jatuh, namun lokasi jatuhnya ada di dalam pagar area Lanud Adisutjipto dan warga tidak bisa mendekat.
"Begitu orang kampung keluar dari arah lokasi terlihat pilot dibopong. Pilotnya yang satu memakai seragam biru dan satunya oranye, yang oranye terlihat berdarah pada wajahnya," kata warga Banguntapan, Bantul tersebut.
Selanjutnya kedua pilot tersebut dibawa di dua mobil kap terbuka ke arah selatan.
"Dibawa ke selatan, sepertinya dua pilot dibawa ke RS Hardjolukito," katanya.
Sementara itu, Kadispen TNI AU Kolonel Pnb Indan Gilang dalam siaran pers menyebutkan dua pilot TNI AU, masing-masing Mayor Pnb Sekti Ambarwati (instruktur) dan Letda Adm Krisna Nugraha (siswa penerbang) yang sedang melaksanakan latihan rutin menggunakan pesawat latih KT-1B Wong Bee Nomor Registrasi LL-0111 yang mengalami kecelakaan di ujung barat "runway" Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Senin siang dalam kondisi selamat.
"Meskipun pesawat memgalami \'total lost\' (rusak berat), kedua pilot Wingdik Terbang Lanud Adisutjipto Yogyakarta itu, dinyatakan selamat," katanya.
Menurut dia, kecelakaan terjadi pukul 12.50 WIB, pada saat melakukan pendaratan di ujung barat landasan pacu 09 Lanud Adisutjipto.
"Pilot dan siswa berhasil keluar dari pesawat dengan selamat, demikian juga tidak terjadi kerusakan dan kerugian material dan personel di darat, karena pesawat jatuh di area tanah kosong di dalam Lanud Adisutjipto," katanya.
Ia mengatakan, saat ini kedua pilot sedang menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter Rumah Sakit Pusat TNI AU Hardjolukito, Lanud Adisutjipto Yogyakarta.
"Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh tim investigasi TNI AU," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.