Satpam SPPG Kecandran Salatiga Ditemukan Meninggal Saat Pergantian Jaga
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Kasus pembacokan terjadi di Sleman lantaran dipicu hal sepele.
Seorang pemuda di Sleman AP (24) diamankan petugas Reskrim Polsek Bulaksumur karena melakukan penganiayaan terhadap dua orang mahasiswa, Jia dan Evri. Pelaku kalap karena kedua korban mengintip saat dirinya sedang bertengkar dengan ayahnya.
Kapolsek Bulaksumur AKBP Sugiyarto mengatakan, aksi penganiayaan ini dilakukan pelaku pada 7 Oktober lalu. Saat itu pelaku yang tinggal di Jalan Pandega Karya, Kalurahan Caturtunggal, Kecamatan Depok ini terlibat keributan dan bertengkar dengan ayahnya.
Keributan ini terdengar sampai di luar rumah dan banyak mengundang perhatian warga sekitar. Kedua korban yang indekos di dekat rumah korban mengintip melalui jendela di rumah tersangka. Namun pelaku mengetahuinya dan mengejar kedua korban. “Setelah bertemu korban, pelaku marah-marah dan membacok,” kata Kapolsek.
Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Tak Terima saat Berkelahi dengan Ayah Diintip, Pemuda di Sleman Bacok 2 Mahasiswa".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
KPK mendalami aktivitas Sirajudin Lasena di Jakarta sebelum OTT, termasuk komunikasi dengan pihak swasta dan temuan uang Rp130 juta.
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.
Kemenhub mencatat 409 penerbangan terdampak karhutla di Kalimantan pada 14-20 September 2026, naik dari 159 penerbangan
Aldo korban KM Virgo sempat keluar kapal sebelum kembali mengambil tas dan menunggu temannya. Jenazahnya ditemukan setelah 10 hari pencarian.
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.