Menang Pilkada Hasil Hitung Cepat, Halim Ajak Warga Bantul Bersatu Kembali

Calon Bupati nomor urut satu Abdul Halim Muslih bersama istri Emi Masruroh sedang menyalurkan hak suaranya di TPS 006 Dusun Singosaren, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul, Rabu (9/12/2020). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
09 Desember 2020 22:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Pasangan calon bupati dan wakil bupati Bantul nomor urut satu, Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo mengajak warga Bantul untuk bersatu kembali dan meninggalkan perbedaan pilihan sesuai pilkada. Ajakan itu disampaikan dalam pidato kemenangan setelah Halim-Joko menang versi hitungan cepat (Quick Count).

“Dengan selesainya pemungutan suara maka selesailah sudah berbagai macam dikotomi, perbedaan yang lahir karena perbedaaan pilihan. Mulai malam ini sudah tidak ada lagi kubu nol satu dan nol dua, tidak ada lagi kubu batik dan kubu putih. Bantul milik bersam yang harus dibangun bersinergi dengan semua orang,” kata Halim dalam pidatonya di Homestay Tembi, Bantul, Rabu (9/12/2020) malam.

Halim juga menyampaikan selamat pada semua warga Bantul yang sudah memutuskan pilihannya di bilik suara. “Suara rakyat adalah suara Tuhan yang harus kita hargai, harus kita hormati bersama demi membangun bantul,” kata Halim

Kepada seluruh pendukung, relawan, tim sukkes, tim advokasi, juga menyampaikan terimakasih. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini merasa terharu dan gembira serta mengaresiasi para pendukungnya yang sudah berjibaku, mengorbankan waktu, pikiran, sampai harta benda, yang akhirnya terbukti mampu memenangkan pesta demokrasi tersebut.

Dia mengaku akan menjalin komunikasi dengan semua pendukung dan relawan serta mengakomodir aspirasi dalam membangun Bantul ke depan. Selain itu pihaknya juga akan banyak melibatkan masyarakat dalam membangun Bantul ini.

Calon Wakil Bupati Joko B Purnomo berterimakasih kepda pasangan calon nomor dua, Suharsono dan Totok Sudarto yang sudah berkompetisi dengan baik bahkan semua tahapan pilkada ini berjalan dengan lancar dan sehat. Dalam membangun Bantul ke depan, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga akan mengakomodir dan mempertahankan program Suharsono yang dinilainya baik.

“Tentunya harapan kami bahwa apapun pak Harsono pernah menjabat dan hari ini masih bupati telah berkontribusi dalam bangun Bantul. Apa yang sudah dilakukan beliau baik tentu akan kami lanjutkan,” kata Joko.

Kendati menang dalam versi hitungan cepatm namun baik Halim maupun Joko meminta semua pihak untuk menunggu penghitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul. pihaknya meminta pedukungnya mengawal proses penghitungan suara sampai tingkat KPU.