Laga Persija vs Persib, Polisi Siapkan 17.800 Personel Pengamanan
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kabupaten Sleman tak berencana memeriksa atau mengecek surat hasil tes cepat antigan terhadap pelaku perjalanan. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid - 19 Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi kepada Harianjogja.com.
“Belum ada perintah untuk cek antigen bagi pelaku perjalanan yang masuk Sleman. Belum ada yang khusus. [Kita] mengikuti aturan provinsi,” katanya, Senin (21/12/2020).
Begitu pula pemeriksaan di titik perbatasan yang menjadi jalur keluar-masuk pelaku perjalanan menuju DIY. Kepala Dinas Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, “Tidak ada rencana pemeriksaan di perbatasan.”
BACA JUGA: Pengguna Kendaraan Pribadi Bisa Kena Rapid Test Antigen Acak
Kabupaten Sleman menjadi salah satu pintu keluar-masuk pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi darat menuju DIY. Sebagian besar kendaraan roda empat maupun roda dua yang masuk melalui Jalan Magelang.
Terpisah, Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta [Kapolda DIY] Irjen Pol Asep Suhendar mengatakan bahwa pemeriksaan surat keterangan hasil tes cepat antigen akan dilakukan oleh Polda Jawa Tengah.
“Jadi, di Jogja pengecekan mungkin akan dilakukan di hotel saja. Bagi [pelaku perjalanan] yang tinggal di hotel harus menunjukkan surat keterangan hasil tes cepat antigen,” katanya usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Progo 2020 di Markas Polda DIY, Senin (21/12/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
John Herdman berjanji Timnas Indonesia memberikan seluruh kemampuan di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF 2026.
Bahlil Lahadalia menegaskan cadangan BBM nasional aman sekitar 20 hari. Antrean di Makassar disebut terjadi karena perubahan pola konsumsi.
HMI Jogjakarta menggelar aksi di Polda DIY, menuntut penanganan serius kasus dugaan kekerasan seksual di Ponpes Ash-Sholihah Sleman.
BMKG mengingatkan potensi gelombang laut hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia pada 14-17 September. Pelaku pelayaran diminta waspada.
Disdukcapil Kulonprogo mengingatkan warga soal penipuan aktivasi IKD yang meminta Rp10.000, nomor rekening hingga kode OTP.