Berapa Biaya Cas Mobil Listrik di SPKLU? Ini Simulasinya
Biaya cas mobil listrik di SPKLU sekitar Rp2.466 per kWh. Simak simulasi baterai 40 kWh dan tambahan biaya fast charging.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL-Pemkab Bantul mengisyaratkan mengeluarkan instruksi kepada tiap kalurahan untuk kembali menghidupkan selter di wilayahnya guna menampung pasien Covid-19 yang masuk kriteria orang tanpa gejala (OTG).
Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi penuhnya selter yang selama ini menjadi lokasi penampungan pasien OTG.
Selter di masing-masing kalurahan sempat terbentuk di awal pandemi Covid-19, namun dalam perkembangannya, selter tersebut tidak digunakan.
“Nanti akan ada instruksi untuk menyiapkan selter. Di mana, gugus tugas akan meminta masing-masing kelurahan siapkan selter tingkat kalurahan. Gejala ringan nanti bisa difasilitasi desa dan bisa dipantau petugas dari puskesmas. Saat ini sendiri sejumlah kalurahan sudah menyiapkan selter,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budiraharjo, Kamis (7/1/2021).
Sementara terkait dengan keberadaan selter yang saat ini ada, yakni di Gedung Semaul dan Gedung BPSDMP Sewon, Agus menyatakan telah disiapkan paramedis yang berjaga selama 24 jam. Tujuannya, agar semua pasien Covid-19 mampu dipantau kondisinya.
"Untuk yang melakukan isolasi mandiri di rumah isolasi kalurahan petugas yang akan melakukan pemantauan,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya cas mobil listrik di SPKLU sekitar Rp2.466 per kWh. Simak simulasi baterai 40 kWh dan tambahan biaya fast charging.
KPK meminta Nusron Wahid kooperatif setelah absen dalam pemeriksaan kasus dugaan korupsi di Kementerian ATR/BPN.
Survei BI mencatat IKK September 2026 berada di level 118,1, turun 7,1 poin dari Januari, tetapi masih berada di zona optimistis.
Sebanyak 290 pekerja di Bantul terkena PHK hingga September 2026. Disnakertrans menyiapkan pendampingan dan perluasan kesempatan kerja.
Diseminasi Doktor UKDW mendorong inovasi lintas ilmu melalui beragam penelitian di bidang kesehatan, lingkungan, bisnis, teknologi, dan desain untuk pembangunan
Bupati Sleman Harda Kiswaya meminta petugas meningkatkan kesiapsiagaan drainase, irigasi, dan infrastruktur air menghadapi musim hujan.