Wayang Kulit Meriahkan Tukar Budaya Magelang-Karanganyar
Tukar budaya Magelang–Karanganyar meriah dengan wayang kulit dan peluncuran Gerakan Sanggar Seni Sekolah di Secang.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini potensi terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat wilayah di lima wilayah di DIY, hari ini, Senin (11/1/2021).
Lima wilayah tersebut yakni semua daerah di DIY, meliputi Kota Jogja, Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul dan Sleman.
Adapun rincian prakiraan hari ini, Kota Jogja hujan ringan di siang hari, berawan di malam hari, dan hujan petir di dini hari.
Sleman diprediksi berawan pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, berawan pada malam hari hingga dini hari.
Bantul diprediksi hujan ringan di siang hari, berawan pada malam hari dan hujan petir di dini hari.
Kulonprogo diprediksi hujan ringan siang hari, berawan pada malam hari dan hujan petir di dini hari.
Gunungkidul diprediksi hujan ringan pada siang hari, berawan pada malam hari dan hujan petir pada dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 30 derajat celcius dengan kelembaban 70 hingga 90%.
Gelombang di pantai selatan DIY diperkirakan 1,5 hingga 2,5 meter. Angin bertiup dari barat daya ke timur laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tukar budaya Magelang–Karanganyar meriah dengan wayang kulit dan peluncuran Gerakan Sanggar Seni Sekolah di Secang.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Harga emas Pegadaian hari ini, Rabu 23 September 2026, kompak turun untuk Antam, Galeri 24 dan UBS. Simak harga jual dan buyback.
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.