Cetak Banyak Gol di MLSC Jogja, Khayla Ingin Tembus Timnas Indonesia
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Ilustrasi Vaksin COVID-19. /FOTO ANTARA -Irwansyah Putra
Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman mencatat sejak kick off pemberian vaksin Covid-19 pada Kamis (14/1/2021) lalu hingga Rabu (20/1/2021), sebanyak 2.380 SDM Kesehatan di Sleman menerima vaksin tersebut. Dinkes belum menerima informasi adanya penolakan dari SDM Kesehatan di Sleman terkait vaksinasi Covid-19.
Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan hingga kini proses pemberian vaksinasi terus dilakukan di fasilitas kesehatan (Faskes) yang melayani vaksin Covid-19. Tercatat, sebanyak 2.380 SDM Kesehatan di Sleman yang sudah divaksin pada tahap pertama ini dari rencana 12.380 SDM Kesehatan yang terdaftar. "Sampai saat ini belum ada penolakan dari SDM Kesehatan. Mereka membutuhkan vaksin ini untuk melindungi dirinya," kata Joko.
Diakui Joko, dari beberapa SDM Kesehatan yang rencananya divaksin tidak dapat divaksin sesuai jadwal. Kondisi ini terjadi karena saat diperiksa tensinya cukup tinggi sehingga dilakukan penjadwalan ulang. "Sebelum diberi vaksin kan ada skrining. Kalau memenuhi syarat diberi vaksin. Sampai saat ini juga belum ada laporan adanya efek samping yang muncul akibat vaksinasi ini," kata Joko.
Baca juga: Jogja Butuh Lebih Banyak Pendonor Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19
Dijelaskan Joko, di Sleman terdapat sekitar 15.000 SDM Kesehatan yang masuk dalam data Sistem Informasi SDM Kesehatan (SISDMK). Setelah melalui skrining, terdapat sekitar 13.000 SDM Kesehatan yang masuk kriteria sebagai penerima vaksin. Hanya saja, pada tahap pertama hanya 12.380 SDM Kesehatan yang masuk tahap pertama program vaksinasi Covid-19.
"Nah yang tidak masuk kriteria itu, ada beberapa hal. Ada yang pernah menjadi penyintas Covid-19, lanjut usia, memiliki komorbid dan memang belum masuk SISDMK. Mereka yang belum tercatat atau gagal divaksin tahap pertama nanti masuk tahap kedua," katanya.
Direktur RSU Mitra Paramedika Ichsan Priyotomo mengatakan beberapa SDM Kesehatan terkendala di sistem registrasi. Data yang dikirim ada yang salah ketik dan akan diperbaiki. Di rumah sakit Mitra Paramedia dari 150 SDM Kesehatan baru 50 SDM Kesehatan yang diberi vaksin. "Tidak ada yang mengalami efek samping. Semua sehat. Memang dalam proses skrining ada yang tensinya tinggi dan tidak layak divaksin sehingga perlu dijadwal ulang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.