Cukup Beberapa Menit, Aktivitas Ini Turunkan Risiko Penyakit
Olahraga intens beberapa menit terbukti turunkan risiko penyakit kronis menurut studi terbaru.
Anggota Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi (Prodi) Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UAD berfoto seusai kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan kompos dan ecobrick di Dusun Sanan, Desa Bawuran, Pleret, Bantul, Sabtu (6/2). (ist/TPM Prodi Teknik Kimia FTI UAD)
Harianjogja.com, JOGJA—Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi (Prodi) Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UAD menggelar kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan kompos dan ecobrick di Dusun Sanan, Desa Bawuran, Pleret, Bantul, Sabtu (6/2).
Sosialisasi ini diberikan kepada para pemuda di Dusun Sanan, Bawuran, Pleret, Bantul sebagai guna mengembangkan program mengenai pemilahan sampah yang sudah berjalan di daerah tersebut. Sosialisasi ini dilakukan secara langsung dengan pembatasan peserta dan tetap mengindahkan protokol kesehatan.
Rachma Tia Evitasari, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Teknik Kimia, FTI, UAD memberikan materi tentang manajemen sampah, mengimbau untuk terus mengingat pentingnya gerakan 3R; reduce, reuse, dan recycle dalam mengelola sampah. Selain itu, Rachma juga mengimbau untuk memilah sampah menjadi sampah organik dan sampah plastik. Selanjutnya, masih bersinggungan dengan recycle, maka diberikan sosialisasi pembuatan pupuk kompos.
Menurut Firda Mahira, pemateri pemanfaatan sampah menjadi ecobrick. Ecobrick merupakan cara lain dari utilisasi sampah selain mengirimkan ke tempat pembuangan akhir. Firda menjelaskan bahwa fungsi dari ecobrick tersebut bukan untuk menghancurkan sampah, melainkan memperpanjang usia sampah plastik untuk kemudian dapat dimanfaatkan bagi kepentingan manusia seperti tempat duduk, meja, dan furnitur rumah lainnya.
“Saat ini kegiatan para pemuda sudah sangat baik dengan mengumpulkan sampah plastik, tapi masih langsung dijual tanpa diolah. Jadi harapannya, kegiatan ini dapat menambah wawasan para pemuda untuk meningkatkan nilai ekonomis sampah yang sudah dikumpulkan”, kata Rachma
“Acara kemarin [sosialisasi, pada Sabtu] cukup memberikan tambahan ilmu terkait pengolahan sampah khususnya ke para pemuda di Dusun Sanan. Menurut saya, program kerja yang diusung memberikan banyak manfaat tentang pengolahan sampah dan warga yang peduli tentang sampah masih sangat minim. Semoga dengan adanya pelatihan, ke depannya mampu menyadarkan warga khususnya pemuda-pemudi di Dusun Sanan tentang sampah,” kata Eka selaku salah satu perwakilan pemuda di Dusun Sanan. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Olahraga intens beberapa menit terbukti turunkan risiko penyakit kronis menurut studi terbaru.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.