BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Cuaca Ekstrem Hari Ini di DIY

Ilustrasi. - Antarafoto
25 Februari 2021 12:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - BMKG Stasiun Klimatologi DIY menyatakan bahwa BMKG melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (Jakarta TCWC) telah mendeteksi adanya pusat tekanan rendah di wilayah perairan sebelah selatan Nusa Tenggara yang dapat berpotensi menjadi Bibit Siklon Tropis.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi DIY Reni Kraningtyas mengatakan berdasarkan hasil analisis kondisi dinamika atmosfer pada 24 Februari 2020 jam 13.00 WIB, pusat tekanan rendah tersebut telah menjadi Bibit Siklon Tropis dengan inisial 98S. Bibit Siklon 98S terpantau di Samudera Hindia sebelah selatan Jawa Timur dengan posisi di sekitar 13.7 derajat LS – 116.3 derajat BT atau sekitar 625 km dari lepas pantai Jawa Timur.

"Keberadaan bibit siklon tersebut cukup signifikan berdampak pada pembentukan pola konvergensi dan belokan angin di wilayah Sumatera Selatan - Jawa - Nusa Tenggara dan secara tidak langsung dapat berdampak pada pembentukan potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," ujar Reni pada Rabu (24/2/2021) malam.

Baca juga: Gunungkidul Diminta Perbarui Peta Kerawanan Covid-19 Tingkat RT

Selain itu, lanjut Reni, bibit siklon juga dapat menimbulkan potensi angin kencang di wilayah perairan dan potensi gelombang tinggi di wilayah laut bagian selatan Jawa hingga Nusa Tenggara. Di wilayah Jawa khususnya DIY dan secara tidak langsung dapat berdampak pada pembentukan potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

"Kemudian, dapat menimbulkan potensi angin kencang di wilayah perairan dan potensi gelombang tinggi di wilayah laut bagian selatan Jawa. Labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal, memberikan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah D.I Yogyakarta," sambung Reni.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG Stasiun Klimatologi DIY memprakirakan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di wilayah DIY pada tanggal 25 hingga 27 Februari 2021.

Di antaranya, Kabupaten Sleman (Turi, Pakem, Cangkringan, Tempel, Kalasan, Seyegan, Godean, Mlati, Gamping, Depok, Berbah, Sleman, Ngaglik, Ngemplak, Minggir, Moyudan, Prambanan).

Kabupaten Kulon Progo (Girimulyo, Nanggulan, Samigaluh, Kalibawang, Sentolo, Pengasih, Temon, Wates, Panjatan, Galur, Lendah, Kokap). Kota Jogja (Umbulharjo, Kotagede, Mergangsan, Pakualaman, Gondokusuman, Danurejan, Gondomanan, Kraton, Gedongtengen, Ngampilan, Wirobrajan, Tegalrejo, Jetis, Mantrijeron).

Baca juga: Hati-Hati, Jam 13.00 WIB Diprediksi Ada Hujan Petir di Gunungkidul. Ini Wilayahnya...

Kabupaten Bantul (Sedayu, Kasihan, Sewon, Pajangan, Bantul, Pleret, Banguntapan, Piyungan, Imogiri, Dlingo, Pundong, Pandak, Bambanglipuro)

Kabupaten Gunungkidul (Gedangsari, Ngawen, Nglipar, Semin, Patuk, Playen, Paliyan, Panggang, Purwosari, Semanu, Tepus, Semanu, Rongkop, Karangmojo, Wonosari, Tanjungsari, Saptosari, Ponjong, Girisubo)

"Untuk itu, BMKG Stasiun Klimatologi Sleman menghimbau kepada masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem [hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang] yang berdampak terjadinya longsor, banjir, banjir bandang di wilayah DIY, dan peningkatan gelombang tinggi di perairan selatan DIY," pungkasnya.