Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan ada klaster penularan virus corona atau COVID-19 di salah satu instansi lingkungan pemerintah setempat, sehingga perlu ada upaya testing atau pemeriksaan kesehatan secara masif.
"Kenapa kita lakukan tes COVID-19 masif untuk aparatur sipil negara [ASN], karena sebetulnya terjadi klaster yang cukup besar di salah satu instansi sebut saja BKAD [Badan Keuangan dan Aset Daerah]," kata Kepala Dinkes Bantul Agus Budi Raharjo di Bantul, Kamis (25/2/2021).
Menurut dia, upaya testing atau tes swab secara masif bagi ASN di lingkungan instansi tersebut dilakukan pada Rabu (24/2/2021) dengan menggandeng Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta yang mempunyai armada atau mobil PCR.
BACA JUGA: Aurel Terkena Covid-19, Atta Halilintar Urus Pernikahan Sendiri
"Sehingga di BKAD dari total populasi (ASN) kita swab, karena kasus cukup besar dan hasil tracing cukup masif sporadis di beberapa bidang, sehingga kemudian semua, di komplek Parasamya satu lingkungan di BKAD yang kontak erat kita tracing juga," katanya.
Menurut dia, sebelumnya dinkes telah menggelar tes swab PCR dan hasilnya ada sembilan pegawai di BKAD Bantul positif terpapar COVID-19, sehingga harapannya dengan tes masif dapat segera ditemukan kasus baru dan dilakukan pengobatan.
"Kalau dukungan dari BBTKLPP tidak hanya di lingkungan ASN, bukan ASN tidak masalah, cuma kebetulan saja terjadi klaster yang cukup masif di satu dinas, tapi tidak kemudian dinas, kalau misalnya ada di lingkungan pasar pun kita akan layani," katanya.
Agus juga mengatakan, akselerasi upaya 3T yaitu pemeriksaan (testing), penelusuran (tracing) dan pengobatan (treatment) sebagai bagian memutus penyebaran COVID-19 di Bantul akan terus ditingkatkan, bahkan rencananya Bantul akan jadi salah satu pilot project (proyek percontohan) untuk akselerasi 3T secara nasional dari Kemenkes.
Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Bantul menyebut total kasus positif di Bantul per hari Rabu (24/2) berjumlah 7.621 kasus dengan angka kesembuhan 6.665 orang, sedangkan kasus konfirmasi yang meninggal 226 orang, sehingga pasien positif yang masih menjalani isolasi berjumlah 730 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.