Beda dengan Tol Jogja-Solo & Jogja-Bawen, Begini Nasib Tol Jogja-Cilacap

Ilustrasi - JIBI/Bisnis.com/Himawan L Nugraha
06 Maret 2021 07:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Rencana pembangunan jalan tol di DIY untuk rute Jogja-Cilacap via Kulonprogo belum dapat diproses lantaran Pemda DIY belum menerima dokumen perencanaan untuk ruas tersebut dari Kementerian PUPR.

"Sampai dengan hari ini Pemda DIY belum menerima dokumen perencanaan dari Pemerintah Pusat. Kami masih nunggu dokumen perencanaan tersebut," ungkap Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY atau Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana, Krido Suprayitno, Jumat (5/3/2021).

BACA JUGA: Siap-Siap! Formasi CPNS Tahun Akan Diumumkan Akhir Maret

Dokumen perencanaan dibutuhkan sebagai landasan awal pembangunan Tol Jogja-Cilacap. Di dalam dokumen itu memuat secara detail tentang bentuk konstruksi, berikut tahap-tahap pelaksanaannya meliputi durasi pengerjaan, perkiraan biaya konstruksi, luas lahan yang dibutuhkan, serta perkiraan biaya pembebasan lahan. Dokumen ini juga digunakan dalam pembangunan Tol Jogja-Bawen dan Tol Jogja-Solo.

Dengan belum turunnya dokumen tersebut, Pemda DIY tidak bisa memulai pelaksanaan pembangunan ruas tol Jogja-Cilacap. Saat ini Pemda DIY hanya bisa menunggu dan berharap Kementrian PUPR bisa segera menyerahkan dokumen itu kepada Gubernur DIY agar bisa segera ditindaklanjuti.

Sementara itu pembangunan Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen telah menunjukkan progres yang signifikan. Rute Jogja-Solo saat ini sudah masuk tahap pengadaan lahan yang ditarget rampung tahun ini.

"Jogja-Solo kini sedang proses penyelesaian pembayaran pengadaan tanah. Harapan kami di tahun 2021 di seksi 1 yakni wilayah timur dapat selesai. Harapan ini juga sesuai dengan rencana yang diusulkan. Kemudian secara paralel lanjut ke seksi 2 di wilayah Kalasan ke barat, yang juga ditargetkan selesai tahun ini," ujarnya.

BACA JUGA: Program Kartu Prakerja Bakal Ada Sampai Tahun Depan

Adapun untuk rute Jogja-Bawen akan segera memasuki tahap pengukuran. Proses pengukuran nantinya dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) khusus yang diketahui Kantor Wilayah BPN DIY.

"Tentunya kapan akan dimulai pengukuran itu setelah dari Satker Tol Jogja-Bawen bersurat ke kanwil BPN DIY. Harapan kami sih proses ini bisa berlangsung cepat," kata Krido.

Krido mengatakan sesuai rencana awal, proses pengadaan tanah untuk pembangunan rute Jogja-Bawen yang diawali dengan tahap validasi, data nominatif warga terdampak hingga appraisal bisa selesai Juni 2021. Selanjutnya bisa dilakukan pembayaran ganti rugi kepada warga terdampak. Seluruh proses ini ditargetkan selesai tahun ini juga, termasuk perencanaan konstruksi.

"Sesuai informasi yang kami peroleh dari PT. Jogja-Bawen Jasa Marga, perencanaan untuk konstruksi bisa dimulai sekitar Agustus 2021," ujar Krido.