Advertisement
Cek Update Terbaru Kasus Covid-19 di DIY 10 Maret

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 pada Rabu ini, bertambah 178 sehingga total menjadi 29.508 kasus.
"Penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 di DIY sebanyak 178 kasus," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Rabu (10/3/2021).
Ia mengatakan dilihat berdasarkan wilayah domisili, 178 pasien positif itu terdiri atas 14 kasus asal Kota Yogyakarta, 60 kasus Kabupaten Bantul, dua kasus Gunung Kidul, 18 Kulon Progo, serta 84 kasus Kabupaten Sleman.
BACA JUGA: Pesawat Terbesar Kedua di Dunia Mendarat di Kulonprogo
Sementara itu, jika mengacu riwayat kasusnya, kata dia, terdiri atas 133 kasus hasil tracing kontak kasus, 10 kasus periksa mandiri, satu kasus hasil skrining karyawan kesehatan, satu kasus pelaku perjalanan, serta 33 kasus belum ada keterangan.
Menurut Berty, tambahan kasus hari ini berasal dari hasil pemeriksaan laboratorium di DIY terhadap 728 sampel spesimen dari 709 orang.
Selain pasien positif, Berty juga mencatat 141 tambahan pasien sembuh, sehingga total jumlah kasus sembuh COVID-19 di DIY menjadi 23.696 kasus.
Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, ia mencatat total suspek COVID-19 di DIY hingga Rabu, tercatat 35.211 orang.
Dari jumlah suspek tersebut, 29.508 orang terkonfirmasi positif di mana 23.696 orang di antaranya sembuh dan 721 orang meninggal.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul
Advertisement
Berita Populer
- Top Ten News Harianjogja.com, Minggu 31 Agustus: Bahaya Kontraksi APBD DIY, Aksi Demo 1 September
- Jadwal Bus Sinar Jaya ke Pantai Parangtritis dan Pantai Baron, Cek di Sini
- Pemkab Ajukan Pinjaman ke BPD DIY untuk Bangun Gedung Baru RSUD Sleman
- Aliansi Jogja Memanggil Menilai Wajar Rakyat Marah, Ini Alasannya
- Pemkab Bantul Usulkan 3.000 Tenaga Harian Lepas Jadi PPPK Paruh Waktu
Advertisement
Advertisement