RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi, mencoba mengisi sensus online, Senin (9/3/2020). /Ist-Dok
Harianjogja.com, JOGJA-Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengklaim kebijakan pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat atau PPKM berskala mikro cukup efektif menurunkan kasus Covid-19. Sehingga diharapkan PPKM berskala mikro ini terus diperpanjang dan menjadi kebiasaan masyarakat dalam beaktifitas sehari hari.
“PPKM sampai saat ini cukup efektif karena membatasi sampai mikro, pasti kalau ada kasus [positif Covid-19] kasusnya sangat kasuistik di wilayah tertentu,” kata Heroe, Senin (15/3/2021).
BACA JUGA: Curiga Presiden Ingin Perpanjang Jabatan, Amien Rais Diperingatkan Istana
Dia mencontohkan dua pekan lalu kasus mingguan rata-rata hanya 105 kasus, kemudian minggu lalu turun menjadi 102 kasus, “Minggu ini harapannya bisa turun lagi,” ucap Heroe.
Heroe meminta masyarakat menjadikan kebijakan PPKM berskala mikro menjadi pola hidup baru dan bukan menjadi beban dalam beaktifitas sehari-hari. Disinggung soal kasus Covid-19 selama libur Isra Mikraj, Heroe mengaku belum bisa diketahui dan baru bisa diketahui setelah dua pekan ke depan sesuai masa inkubasi virus corona.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Sebanyak 500 mahasiswa lolos Sleman Pintar 2026 dari 1.250 pendaftar. Danang Maharsa meminta penerima kuliah serius dan berprestasi.
243 reklame rokok ditemukan tak berizin dan tak bayar pajak di Kulonprogo. DPRD menyoroti potensi kebocoran PAD dari reklame.
Herlina Pakpahan meminta Srikandi Hanura turun langsung menyerap aspirasi perempuan melalui kaderisasi, pengabdian dan solidaritas.
Polda Metro Jaya mengungkap kronologi 49,85 ton kacang tanah ilegal asal India dari Pelabuhan Dumai hingga Jakarta Utara.
Wamen ATR Ossy Dermawan mengungkap arahan Nusron Wahid di tengah kasus suap HGB dan gratifikasi di lingkungan ATR/BPN.