Laga Persija vs Persib, Polisi Siapkan 17.800 Personel Pengamanan
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Aktivitas di Masjid Jogokaryan tetap berjalan seperti biasa meski ada puluhan orang di kawasan tersebut yang terpapar Covid-19.
Masjid Jogokariyan Yogyakarta memberikan bantuan berupa fasilitasi kepada jamaah dan juga warga di kampung tersebut untuk menjalani "rapid test" atau tes cepat antigen sebagai upaya pencegahan agar penularan COVID-19 tidak semakin meluas.
“Beberapa hari lalu ada remaja masjid yang kurang sehat dan kemudian dites dengan hasil positif. Selanjutnya kami melakukan pelayanan untuk masyarakat Jogokariyan. Tidak hanya jamaah masjid, tetapi juga ke warga kampung,” kata Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan Ustadz Muhammad Jazir di Yogyakarta, Kamis (18/3/2021).
Ia menjelaskan dari 100 orang yang menjalani tes cepat antigen, sebanyak 35 di antaranya dinyatakan positif COVID-19 sesuai hasil tes yang diterima pada awal pekan ini.
Warga yang dinyatakan positif tidak hanya berasal dari jamaah masjid saja tetapi juga terdapat kasus positif yang berasal dari keluarga atau warga di kampung tersebut. Jumlah jamaah yang terkonfirmasi positif diketahui tujuh orang.
Ia menyebutkan sebagian besar warga yang dinyatakan positif diketahui tidak mengalami gejala apapun sehingga menjalani isolasi mandiri di rumah, sedangkan bagi warga atau lansia yang membutuhkan penanganan kesehatan lebih lanjut dirawat di rumah sakit.
Masjid pun memberikan bantuan bagi warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah seperti kebutuhan sehari-hari, obat-obatan, hingga pemantauan kesehatan.
BACA JUGA: Konsultan: 70 Persen Karyawan Berkinerja Tinggi dengan Bekerja dari Rumah
“Bagi warga yang tidak bisa menjalani isolasi mandiri di rumah, maka kami siapkan fasilitasi isolasi mandiri,” katanya.
Hingga saat ini, kata Muhammad Jazir, aktivitas Masjid Jogokariyan tetap berjalan seperti biasa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dengan ketat.
Sementara itu, Camat Mantrijeron Affrio Sunarno mengatakan terus berupaya melakukan pengendalian kasus COVID-19 di kecamatan tersebut.
Hasil tes cepat antigen yang difasilitasi Masjid Jogokariyan juga sudah ditindaklanjuti dengan tes PCR di fasiliitas kesehatan.
“Yang paling perlu dilakukan saat ini adalah pengendalian kasus karena keamanan dan keselamatan masyarakat kami utamakan,” demikian Affrio Sunarmo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
Pesawat F-2000 Italia terkena serangan di Pangkalan Udara Ta'if, Arab Saudi, saat serangkaian serangan terjadi di kawasan tersebut.
Kemenkeu menyatakan dana angsuran pertama KDKMP sebesar Rp40 triliun sudah disiapkan, tetapi masih menunggu tagihan Himbara.
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
DKP Bantul mengungkap kendala UMKM olahan ikan menembus pasar ekspor, mulai kapasitas produksi hingga rantai pasok.
Dispar Kulonprogo mempertemukan 30 pengelola desa wisata dengan 30 buyer Jateng-DIY melalui business matching paket wisata.