Mudik Dilarang, Ini Skenario Pemkab Kulonprogo

Ilustrasi pemudik. - Harian Jogja/Abdul Hamied Razak
26 Maret 2021 21:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Pemerintah Kabupaten Kulonprogo merespons kebijakan Pemerintah Pusat melarang warga mudik Lebaran tahun ini.

Wakil Bupati Kulonprogo Fajar Gegana mengatakan sosialisasi akan dilakukan oleh jajarannya mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) tingkat kabupaten, kapanewon, hingga kalurahan terkait kebijakan Pusat tersebut. Meskipun, belum ada edaran resmi dari Pusat mengenai aturan pelarangan mudik Lebaran 2021.

"Apabila terdapat larangan mudik Lebaran, kami akan menginformasikan secara resmi kepada seluruh jajaran di Pemkab Kulonprogo hingga pemerintah kalurahan. Sebab, pemerintah kalurahan yang paling berkompeten dalam melakukan pengawasan di tingkat dasar," ujar Fajar Gegana saat dikonfirmasi pada Jumat (26/3/2021).

BACA JUGA: Penerima Vaksin Covid di Indonesia Sudah 10 Juta

Upaya sosialisasi dinilai oleh Fajar penting untuk dilakukan. Tujuannya, agar masyarakat mampu mengambil langkah antisipasi terkait dengan larangan mudik Lebaran tahun ini. Sebelumnya, pemerintah Kabupaten Kulonprogo mengimbau agar masyarakat yang berasal dari luar Kulonprogo untuk membawa surat bebas Covid-19 berupa hasil swab antigen.

"Paling tidak masyarakat di Kulonprogo memberitahukan saudaranya di luar kota tidak diperbolehkan untuk mudik kesini. Nanti kalau tidak disosialisasikan, tiba-tiba ada orang pulang kampung ya repot," terang Fajar.

Jelang libur Lebaran tahun ini, lanjut Fajar, satuan tugas (satgas) khusus juga akan dibentuk untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kunjungan kendaraan bermotor yang masuk ke wilayah Kulonprogo.

"Pemantauan itu akan dilakukan oleh Dinas Perhubungan [Dishub] Kabupaten Kulonprogo setempat dengan melibatkan Satpol-PP Kabupaten Kulonprogo, TNI dan Polri apabila nanti pengecekan di pintu masuk wilayah Kulonprogo harus dilakukan," terang Fajar.

Upaya skrining terhadap warga dari luar Kulonprogo yang kembali ke Bumi Binangun juga akan dilakukan secara ketat oleh gugus tugas penanganan Covid-19 kabupaten Kulonprogo menjelang libur Lebaran tahun ini.

"Kami akan menindaklanjuti apabila terdapat perantau yang mengeluhkan gejala sakit ketika sampai di Kulonprogo. Terlebih, jika gejala tersebut mengarah ke Covid-19. Nantinya, akan dilakukan penanganan khusus. Yang jelas di Kulonprogo skriningnya akan lebih ketat pada mudik lebaran nanti," tutup Fajar.