Inovasi BPD DIY Syariah: Menghimpun Zakat dan Infak Kini Lebih Mudah

Wakil Ketua PWNU DIY Fahmi Akbar Idris melakukan simulasi pembayaran Infaq menggunakan QUAT Bank BPD DIY didampingi Pengurus LAZISNU DIY dan Jajaran Bank BPD DIY Syariah, di Kantor PWNU DIY, Suryodiningratan, Mantrijeron, Jumat (9/4 - 2021)/Ist
10 April 2021 16:37 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Bank BPD DIY senantiasa mengikuti perkembangan teknologi, hal tersebut diwujudkan dengan pengembangan produk dan layanan digital. Salah satu layanan digital yang dikembangkan adalah QUAT (QRIS Ultimated Automatic Transaction) yaitu sarana transaksi pembayaran berbasis QR code.

QUAT dapat dimanfaatkan oleh semua kalangan mulai dari pengusaha UMKM, Instansi Pemerintah, bahkan sampai ke lembaga sosial ataupun tempat ibadah. Untuk meningkatkan literasi masyarakat terhadap Perbankan Syariah, Bank BPD DIY Syariah menjalin kerjasama dengan LAZISNU Kota dan Kabupaten se-DIY. Kerjasama yang dijalin mengenai penggunaan QUAT sebagai sarana pembayaran Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS).

Pemimpin Unit Usaha Syariah Bank BPD DIY, Muhammad Afnan dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan menggunakan QUAT maka penghimpunan dana ZIS akan lebih efektif dan efisien karena. “Pembayaran ZIS dengan menggunakan QUAT dapat diakses melalui smartphone kapan saja dan dari manapun,” ucap Afnan, Jumat (9/4/2021).

BACA JUGA: Geram Dengar Atta Halilintar Ingin Punya 15 Anak dengan Aurel Hermansyah, Krisdayanti: Ngaco!

Sementara itu Wakil Ketua PWNU DIY, Fahmi Akbar Idris menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas inisiatif kerjasama yang digagas Bank BPD DIY Syariah bersama LAZISNU Kota dan Kabupaten se-DIY.

“Dengan menggunakan sarana QUAT diharapkan pengumpulan donasi dapat lebih efektif dan efisien dapat menjangkau muzakki dari luar daerah. Kerja sama yang dijalin diharapkan tidak hanya dalam penghimpunan dana ZIS namun juga dalam penyalurannya dapat disinergikan, sehingga program pemberdayaan yang dilakukan oleh Bank BPD DIY Syariah dan LAZISNU dapat betul betul tepat sasaran,” ucap Fahmi.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyaluran Pembiayaan PEDE (Pemberdayaan Ekonomi Daerah) kepada UMKM anggota NU di Kota Jogja. Dalam rangka Pemulihan Ekonomi Daerah, Bank BPD DIY Syariah menyalurkan skim pembiayaan PEDE yang dapat diakses oleh UMKM dari berbagai sektor usaha. (*)