Pemerintah Sudah Kucurkan Rp290,9 Miliar Dana untuk Warga Jogja yang Terdampak Proyek Tol

Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
29 April 2021 20:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Hingga saat ini pemerintah melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) telah menggelontorkan dana sebesar Rp290,9 miliar untuk ganti rugi lahan tol Jogja-Solo.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PBJH) Jogja-Solo, Wijayanto mengatakan pada Jumat (29/4/2021) ini, pembayaran dana ganti rugi lahan jalan tol tahap kelima diberikan kepada 14 warga pemilik 15 bidang terdampak.

"Totalnya [dana ganti rugi] yang diberikan besok ada 15 bidang dengan nilai nominal Rp22 miliar," kata pria yang biasa disapa Totok itu  saat dikonfirmasi Kamis (29/4/2021).

Sekadar diketahui, proses pembayaran ganti kerugian bagi warga terdampak tol Jogja-Solo telah dilakukan sejak 8 Januari lalu. Saat itu, 25 warga pemilik bidang menerima ganti kerugian total sebesar Rp26,26 miliar. Tahap kedua, LMAN menyalurkan dana ganti kerugian sebesar Rp57 miliar bagi 62 warga pemilik bidang.

BACA JUGA: 3 Motor Celaka di Jalan Wates, 1 Pengendara Tewas

Pada tahap ketiga, sebanyak 136 pemilik bidang terdampak di Temanggal 2 mendapatkan dana ganti kerugian total Rp182,98 miliar. Dan tahap keempat ini, 11 pemilik bidang di Kadirojo 2 menerima ganti kerugian total sebanyak Rp24,8 miliar.

Total, LMAN sudah menyalurkan sedikitnya Rp290,9 miliar bagi 234 pemilik bidang terdampak. Rata-rata warga menerima ratusan juta hingga miliaran rupiah. Totok berharap, penyaluran dana ganti kerugian kepada warga terdampak dapat membangkitkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

Apalagi baik di Kadirojo 2 maupun Temanggal 2, LMAN menyiapkan setidaknya Rp375 miliar dari 294 bidang terdampak. "Ini belum satu Purwomartani yang nilainya hampir Rp1 triliun. Tentunya ini dapat meningkatkan dan menggerakkan perekonomian warga di tengah pandemi," katanya.