Minyakita Bau Minyak Tanah di Wonogiri, Polisi Tunggu Hasil Uji BPOM
Polisi masih menyelidiki dugaan Minyakita beraroma minyak tanah dalam bantuan CPP di Wonogiri sambil menunggu hasil uji laboratorium BPOM Solo.
Ilustrasi. /Antara-Paramayuda
Harianjogja.com, JOGJA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengingatkan warganya untuk tidak laksanakan takbir keliling jelang lebaran tahun 2021 ini. Menurut Ketua Satpol PP Kota Jogja, Agus Winarto, Pemkot Jogja melarang adanya takbir keliling. Hal ini sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.
Untuk implementasi aturan ini, Satpol PP berkoordinasi dengan kelurahan dan kemantren untuk mencegah warganya lakukan takbir keliling.
“Itu kami baru minta koordinasi dengan wilayah,” kata Agus saat dihubungi secara daring, Selasa (11/5/2021).
“Nanti diantisipasi, [karena] yang paling tahu wilayah, itu dicegah dulu [dari wilayah], jangan sampai terjadi [takbir keliling]," tambahnya.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengimbau warganya untuk takbiran di dalam masjid masing-masing, sesuai wilayah terdekat. "Takbir dilakukan di masjid-masjid dengan hanya maksimal 50 persen kapasitas, dan tidak melibatkan anak-anak. Jalankan dengan protokol kesehatan maksimal," kata Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi masih menyelidiki dugaan Minyakita beraroma minyak tanah dalam bantuan CPP di Wonogiri sambil menunggu hasil uji laboratorium BPOM Solo.
Rute Trans Jogja 2026 makin luas hingga pinggiran. Tarif tetap murah, jadi solusi transportasi hemat dan bebas macet di Jogja.
Jadwal SIM keliling Kulonprogo Juni 2026 lengkap. Cek lokasi, jam layanan, biaya, dan syarat terbaru perpanjangan SIM.
Maraknya fenomena judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal kini telah menjadi ancaman nyata yang menyusup ke berbagai lini masyarakat
Top Ten News Jogja 27 Juni 2026: MBG, kemarau Sleman, korupsi, hingga top skor Piala Dunia. Baca ringkasan lengkapnya di sini.
DPRD DIY bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus menularkan semangat literasi kepada masyarakat.