Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547 Dihentikan? Ini Kata Pemda DIY

Ilustrasi. - Freepik
17 Mei 2021 18:37 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY memastikan vaksin AstraZeneca yang dipasok untuk DIY tidak termasuk yang dihentikan sesuai arahan dari Pemerintah Pusat. Sebagaimana diketahui Kementerian Kesehatan RI menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca batch atau kumpulan produksi CTMAV547.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan vaksin AstraZeneca yang dikirimkan ke DIY bukan kategor CTMAV547. Sepengetahuan dia, vaksin dengan batch tersebut baru dikirimkan ke DKI Jakarta dan Sulawesi Utara.

“Sementara AtraZeneca kita bukan termasuk yang dihentikan,” kata Baskara Aji, saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Senin (17/5/2021).

Dia mengatakan sesuai rencana, vaksin AstraZeneca yang dikirimkan ke DIY akan tetap digunakan untuk vaksinasi massal yang bekerja sama dengan salah satu perusahaan dalam waktu dekat ini. Vaksin tersebut tidak hanya disuntikan untuk TNI-Polri seperti pertama kali diluncurkan, namun juga untuk masyarakat umum. Ada lansia, guru, dan masyarakat umum lainnya.

BACA JUGA: Presiden Sebut Hasil TWK Tidak Bisa Jadi Dasar Pemberhentian Novel Baswedan CS

Namun demikian, saat ini vaksin tersebut belum digunakan. Pihaknya baru akan menghabiskan vaksin Sinovac yang masih tersedia. “Kita kebetulan Sinovac tinggal kita pakai vaksinasi doses kedua, ada guru dan lansia. Dosis pertama [untuk masyarakat umum] nanti AstraZeneka,” ujar Baskara Aji.

Sejauh ini diakuinya tidak ada persoalan dari vaksin AstraZeneca yang dikirimkan ke DIY sehingga dia memastikan akan digunakan untuk vaksinasi. Baskara Aji berharap masyarakat tidak perlu khawatir karena yang dia ketahui tidak ada Kejadian Ikutan Pasca-Imuniasai atau KIPI yang telah mendapatkan vaksin AstraZeneca.