Setelah 18 Tahun Bersama Label, KOTAK Pilih Jalur Independen
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
Nani Aprilliani Nurjaman, 25, tersangka kasus sate beracun-Harian Jogja/Jumali
Harianjogja.com, BANTUL - Tersangka pengirim satai beracun yang menewaskan Naba, 10, Nani Aprilliani Nurjaman,25, menangis saat bertemu dengan keluarganya, Kamis (20/5/2021).
Tak hanya Nani, ayah dan ibu perempuan asal Majalengka, Jawa Barat itu juga ikut menangis.
"Semua menangis. Saat mereka bertemu di Polres," kata pengacara Nani, Anwar Ary Widodo, Jumat (21/5/2021).
Tangis itu pecah, sebab setelah 20 hari ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka, Nani baru kali ini bertemu dengan keluarganya.
Pada pertemuan itu, kata Anwar, perempuan yang bekerja di salah satu salon di Jogja ini mengaku meminta maaf kepada ayah dan ibunya. Di hadapan kedua orang tuanya, perempuan lulusan SMP ini mengaku tidak ada niatan untuk membunuh.
Keputusannya mengirim satai dan bumbunya di taburi Kalium Sianida kepada Tomi, penyidik Polresta Jogja adalah untuk memberikan pelajaran, karena efeknya hanya mual-mual.
Selain itu, Nani juga mengaku mendapatkan ide mengirim satai yang akhirnya merenggut anak dari driver ojek online setelah mendapatkan saran dari R.
"R nya siapa? Saya juga tidak tahu," lanjut Anwar.
Anwar mengungkapkan mulai menjadi pengacara Nani sejak 10 Mei 2021. Dalam tugasnya, Anwar dibantu Fajar Mulia, dan Wanda Satria Atmaja.
BACA JUGA: Trofi Coppa Italia Tak Cukup Amankan Pirlo di Juventus
Anwar mengatakan, sejak ditunjuk oleh keluarga menjadi pengacara Nani, pihaknya telah beberapa kali mendampingi Nani dalam pemeriksaan. Kali terakhir, Anwar dan tim mendampingi Nani, Kamis (20/5/2021), dengan agenda perbaikan berkas acara pemeriksaan (BAP).
"Perbaikan BAP nya berupa tambahan perbaikan. Menambah yang kurang dari materi pemeriksaan," ucap Anwar.
Selain itu, Anwar juga mengakui jika Kamis (20/5/2021), dirinya bersama tim dan keluarga yang terdiri bapak, ibu dan lurah tempat Nani tinggal mendatangi Polres Bantul untuk menjenguk Nani. Usai dari Polres Bantul, keluarga mendatangi kediaman Bandiman-orang tua dari Naba, korban satai beracun.
"Disana keluarga meminta maaf kepada keluarga korban, dan ikut zikir bersama untuk mendoakan almarhum," terang Anwar.
Sebagaimana diketahui, Nani ditangkap oleh petugas dari Polres Bantul pada 30 April 2021 jam 23.00 WIB di rumahnya, Cepokojajar, Sitimulyo, Piyungan. Nani ditetapkan sebagai tersangka setelah mengirimkan satai beracun kepada salah satu penyidik Polresta Jogja, Tomi, yang beralamat di Villa Bukit Asri, Kasihan, Bantul.
Satai dikirimkan lewat jasa ojek online yang dipesan secara offline. Namun, satai itu justru merenggut jiwa Naba, 10, yang merupakan anak dari Bandiman, driver ojek online yang bertugas mengantar makanan ke ruman Tomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC Milan menang 4-2 atas Manchester United pada laga pramusim 2026/27 setelah sempat dua kali tertinggal di Wroclaw Stadium.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 16 Agustus 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 16 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.