Diduga Peninggalan Candi, Batu Stupa Ditemukan di Boyolali
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Pemkot Jogja melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mengaku belum mendapat laporan dan temuan terhadap lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan di wilayah setempat setelah Lebaran. Sampai saat ini, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Jogja masih fluktuatif.
"Kalau kasusnya masih fluktuatif sekitar 300 kasus aktif Covid-19," jelas Kepala Dinkes Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani, Minggu (23/5).
Meski demikian, Emma menjelaskan bahwa pihaknya tetap melakukan upaya antisipasi terhadap kemungkinan lonjakan kasus Covid-19 baru setelah Lebaran ini. Menurutnya, ada empat hal yang menjadi fokus Pemkot Jogja dalam menekan serta mengantisipasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 baru di wilayah setempat.
Pertama yakni soal penanganan yang optimal terhadap kasus aktif Covid-19 yang saat ini kurang lebih berada di angka 311 orang per Sabtu kemarin. Dia mengemukakan, penanganan yang optimal terhadap pasien Covid-19 setidaknya juga akan membantu percepatan penanganan Covid-19 di wilayah setempat.
BACA JUGA: Bepergian Jauh Saat Libur Lebaran? 4 Filter Mobil Ini Perlu Segera Diperiksa
Yang kedua adalah penerapan 3 T yakni berupa pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment). Ketiga hal tersebut merupakan kunci penting dalam menekan serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19. "Ketiganya saling berkaitan yakni pelacakan yang akurat akan mampu memutus mata rantai kemudian dilakukan dengan testing yang tepat serta pengoptimalan perawatan," jelasnya.
Hal yang selanjutnya yakni dengan penyiapan rumah sakit rujukan. Saat ini, telah ada tujuh rumah sakit rujukan bagi pasien Covid-19 di wilayah setempat yakni RSUD Jogja, RS Pratama, Bethesda, PKU Muhamadiyah, RS DKT, Siloam dan RS Panti Rapih.
"Kemudian yang terakhir adalah upaya dalam percepatan vaksinasi yang utama lansia dan selanjutnya yakni guru/pendidik," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
Bupati Bantul tegaskan pembubaran ibadah GMS melanggar konstitusi, polisi pastikan tidak ada ruang intoleransi.
Peluang kerja PMI di Kuwait makin terbuka 2026, pemerintah dorong perlindungan dan perluasan sektor kerja.
Pertamina tambah 1,5 juta tabung LPG 3 kg di Jateng dan DIY jelang Iduladha 2026, stok dipastikan aman.
Rekomendasi parfum Mine Perfumery 2026, aroma premium lokal dengan wangi tahan lama dan karakter elegan.
DIY menempati peringkat pertama nasional hasil TKA 2026 jenjang SD dan SMP dengan capaian nilai tertinggi nasional.