Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN-Klaster Covid-19 di Sleman pasca-Lebaran kembali ditemukan. Kali ini berlokasi di Padukuhan Nglempong, Kalurahan Umbulmartani, Kapanewon Ngemplak. Sebanyak 12 warga di dua RT dinyatakan positif setelah diduga sebelumnya melaksanakan halal-bihalal.
Kepala UPT Puskesmas Ngemplak I, Seruni Anggraini Susila, menjelaskan kronologi penemuan kasus berawal dari dua kasus dilaporkan pada Rabu (19/5/2021) lalu. “Seorang warga Nglempong RT 02 terkonfirmasi positif dan mendapat perawatan di RS, sedangkan seorang warga Nglempong RT 01 hasil swab antigen positif,” ujarnya, Rabu (26/5/2021).
Menindaklanjuti temuan ini, Puskesmas Ngemplak I lalu melakukan tracing kepada semua kontak erat melalui tes swab PCR pada Jumat (21/5/2021). Ia menuturkan dua kasus awal tersebut bepergian ke luar kota, namun memang melakukan aktivitas sosial di masyarakat, serta saling berkunjung saat hari raya Idulfitri lalu.
BACA JUGA: Pada 27 dan 28 Mei Matahari Akan Melintas di Atas Ka\'bah, Cek Arah Kiblat!
“Kasus ketiga kembali dilaporkan oleh RS dengan hasil terkonfirmasi Covid-19 dan menjalani perawatan di RS. Kasus ini memiliki riwayat mudik ke Boyolali. Lalu Kasus keempat dari seorang ibu hamil yang kost di RT 02 dengan gejala ringan. Ia dites antigen menunjukkan hasil positif, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR,” ungkapnya.
Hasil tracing kontak erat beberapa kasus itu keluar pada 24 Mei. Terdapat penambahan kasus konfirmasi, sehingga total kasus terkonfirmasi di Dusun Nglempong berjumlah 12 kasus aktif.
“Tracing lanjutan bersama Satgas Kalurahan dan Satgas Dusun didapatkan ada potensi penularan komunitas terutama pd RT 01 dan RT 02, berupa aktivitas ibadah hari raya, riwayat saling berkunjung pada saat hari raya, baik yang positif berkunjung, maupun yg positif dikunjungi oleh warga lain,” katanya.
Berdasarkan hasil koordinasi terpadu bersama Satgas kapanewon Ngemplak pada Minggu (24/5/2021), maka telah diambil sejumlah langkah, meliputi pengetatan aktivitas keluar-masuk Padukuhan Nglempong dan skrining massal kepada 244 warga RT 01 dan RT 02 pada hari kamis (27/5/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan di Malioboro, Tugu, dan Ringroad Utara Sleman. Simak rute lengkap aksi damai driver online.