Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo-Harian Jogja/Abdul Hamid Razak\r\n
Harianjogja.com, SLEMAN--Pemkab Sleman mengumumkan keterdesiaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 mengingat kenaikan kasus tersebut belakangan ini.
Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih terus terjadi. Meski begitu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman menyatakan ketersediaan tempat tidur (bed) masih terpantau aman hingga saat ini.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman Joko Hastaryo saat ditemui awak media pada Rabu (2/6/2021).
Joko menjelaskan, saat ini dalam ruang isolasi kritikal di Sleman, yang sudah terisi sebanyak 33 tempat tidur dari jumlah secara keseluruhan, yakni 56 tempat tidur.
BACA JUGA: Bangun Pagi Lebih Awal Bisa Kurangi Risiko Depresi
"Jadi [untuk kritikal] 58,93 persen mendekati 60 persen. Sebenarnya kalau kritikal itu standar nasional itu kalau sudah di atas 80 persen itu sudah harus warning ini kita masih mendekati 60 persen," kata Joko.
Selanjutnya untuk tempat tidur isolasi nonkritikal, kata Joko, dari 433 tempat tidur yang ada, sudah terisi sebanyak 272 tempat tidur. Dalam artinya untuk nonkritikal sendiri sudah berada di atas 60 persen atau tepatnya 61,39 persen.
Joko menegaskan, jumlah tempat tidur kritikal dan nonkritikal itu hanya bagi rumah sakit yang ada di wilayah Kabupaten Sleman saja.
Hal ini agar tidak membingungkan jika memang ada perbedaan data antara pasien positif yang dirawat di rumah sakit dengan ketersediaan tempat tidur. Pasalnya, memang ada sebagian warga Sleman yang dirawat di rumah sakit di luar Sleman.
"Nah untuk ini yang saya sampaikan adalah kapasitas bed rumah sakit yang ada di wilayah Sleman. Sementara kalau dihitung kok jumlahnya tidak sama dengan pasien positif yang dirawat di rumah sakit karena sebagian warga Sleman sendiri dirawatnya juga tidak di rumah sakit yang ada di Sleman misal di Panti Rapih, Bethesda, PKU, Hardjolukito, nah itukan di luar Sleman," tuturnya.
Dalam kesempatan ini Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan turut menyampaikan kondisi ketersediaan tempat tidur di Fasilitas Kesehatan Darurat Covid-19 (FKDC) di Sleman yakni Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang.
Terhitung per hari ini tepatnya Rabu (2/6/2021) untuk Asrama Haji masih diisi sebanyak 29 pasien. Maka dengan jumlah itu maka tempat tidur yang tersedia sebanyak 12 kamar kosong.
"Kemarin 28 pasien dari Ngaglik sudah selesai isolasi. Sehingga Asrama Haji sekarang ada 12 kamar yang kosong dan bisa diisi 24 [pasien] karena satu kamar dua bed dan jaraknya lebih dari dua meter sehingga memungkinkan untuk diisi dua," ucap Makwan.
Sementara untuk ketersediaan tempat tidur di Rusunawa Gemawang hingga hari ini masih diisi sebanyak 59 pasien. Sehingga tersisa sebanyak 13 tempat tidur dengan dimungkinkan menampung 25 pasien.
"Itu karena ada yang single bed dan double bed sehingga masih memungkinkan menampung 25 pasien," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Festival Kethoprak DIY 2026 resmi digelar di Alun-Alun Sewandanan Pura Pakualaman Yogyakarta, Jumat (7/8/2026)
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 8 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Kadin Sleman menilai tantangan UMKM semakin kompleks. Pelaku usaha didorong memperkuat inovasi, digitalisasi, legalitas, dan tata kelola untuk meningkatkan daya
Pemkab Kulonprogo menerapkan strategi ganda untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Strategi penanganan kemiskinan men
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 8 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.