Corona Tak Terkendali, Uji Coba Sekolah Tatap Muka di 9 Sekolah DIY Dihentikan

Ilustrasi. - ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
17 Juni 2021 19:37 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Lonjakan Covid-19 belakangan ini mendorong Pemda DIY menghentikan uji coba pembelajaran tatap muka di sembilan sekolah.

Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya memastikan telah menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) di sembilan sekolah percontohan PTM, kemudian digantikan dengan PJJ. Menurut dia, di semua sekolah juga saat ini masih melanjutkan PJJ. Sementara untuk tahun jaran baru pada pertengahan Juli mendatang, Didik mengaku masih melihat perkembangan penularan Covid-19 dan menunggu rekomendasi dari Dinas Kesehatan.

Pihaknya juga sudah melakukan diskusi dengan Dinas Pendidikan kabupaten dan kota. Semuanya sepakat belum bisa menggelar PTM selama kasus Covid-19 masih tinggi dan semuanya juga sepakat untuk melanjutkan PJJ, “Patokannya penyebaran Covid-19 sebagai kepentingan utama,” ujar Didik, Kamis (17/6/2021).

Sebelumnya ada sembilan sekolah percontohan yang menggelar PTM. Kesembilan sekolah tersebut yakni, MAN 1 Pajangan Bantul, SMAN 1 Gamping Sleman, SMKN 1 Wonosari Gunungkidul, SMKN 1 Jogja, SMAN 1 Sentolo Kulonprogo, SMAN 2 Playen Gunungkidul, SMKN 1 Pengasih Kulonprogo, SMKN 1 Bantul, dan SMKN 1 Depok Sleman. “[PTM di sembilan sekolah percontohan] sementara kita hentikan dulu,” ucap Didik.

BACA JUGA: Kesal Putus Cinta, Buruh di Gunungkidul Sebar Foto Vulgar Mantan Pacar

Disinggung soal Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB? Didik memastikan tetap digelar secara daring untuk menghindari kerumunan di sekolah maupun di kantor Disdikpora. Saat ini PPDB sedang dalam proses. Pada 21-24 Juni nanti calon siswa mengambil token secara daring, kemudian pada 28-30 Juni melakukan pendaftaran dan pemilihan sekolah. Semuanya dilakukan secara daring.

Pihaknya meminta masyarakat tidak perlu datang ke sekolah atau Disdikpora. Jika ada pertanyaan bisa diajukan melalui laman dikpora.jogjaprov.go.id. “Kita ada konsultasi yang kita bisa jawab [lewat website]. Misal ada kesulitan apa-apa ada. Memang satu dua datang ke sini ya kita layani. Tapi prokes harus kita terapkan mulai dari pintu masuk dicek suhu oleh petugas,” tandas Didik.