Pemda DIY Minta Objek Wisata Libur Tiap Akhir Pekan

Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji. - Ist/Dok Humas Pemda DIY
18 Juni 2021 18:17 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pemda DIY meminta semua kabupaten dan kota bisa meniru Kabupaten Bantul yang meliburkan objek wisata setiap Sabtu dan Minggu. Penutupan objek wisata tersebut untuk menekan penularan Covid-19 yang terus meningkat dari hari ke hari.

“Iya saya kira [kabupaten lain] harus mengikuti karena Parangtritis objek wisata sangat digandrungi orang luar daerah,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, saat ditemui Komplkes Kepatihan, Jumat (18/6/2021).

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menutup objek wisata yang ada di wilayahnya pada Sabtu dan Minggu. Penutupan objek wisata ini dilakukan sebagai tindak lanjut dikeluarkannya Instruksi Bupati Bantul No.15/Instr/2021 tentang perpanjangan kesembilan pemberlakuan PPKM Mikro di Bantul.

Baca juga: Kasus Covid-19 DIY Naik Terus, Sultan: Satu-satunya Cara Ya Lockdown

Penutupan objek wisata yang dikelola oleh Pemkab Bantul hanya dilakukan pada Sabtu dan Minggu dengan rentang waktu dari 15-28 Juni 2021. Sementara untuk hari biasa objek wisata diperbolehkan buka dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Baskara Aji mengatakan dalam aturan PPKM Mikro bahwa objek wisata yang masuk di daerah merah harus tutup. Sementara objek wisata yang ada di daerah oranye dan hijau harus tutup secara berkala kemudian pengunjungnya dibatasi maksimal 25% dari total kapasitas.

Penutupan dan pembatasan kunjungan wisata ini karena kondisi saat ini sudah dalam keadaan darurat. Keadaan darurat yang dimaksud penyebaran virus Corona sudah meluas dan angka kasus positif Covid-19 meningkat. Sehingga masyarakat harus menyadari semuanya bahwa kesehatan merupakan hal yang perlu diutamakan.

“Memang dari sisi perputaran ekonomi kita terganggu tapi dalam rangka mengendalikan persebaran Covid-19 itu juga penting, [kalau] sampai tidak terkendali yang terjadi bisa sampai istilahnya lockdown, nah inikan jadi masalah besar di DIY. Termasuk akan menimpa teman-teman industri pariwisata,” ujar Baskara Aji.