BMKG Prakirakan Cuaca Jogja Berawan, Suhu Capai 34 Derajat
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Rabu 7 Oktober 2026, dominan berawan. Suhu tertinggi 34 derajat Celsius diprakirakan di Kota Jogja.
Pedagang warung kelontong, Imam (kiri) dan Founder Dagangan Ryan Manafe menunjukkan aplikasi untuk pemesanan kebutuhan rumah tangga, Sabtu (19/6/2021)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA--Sebuah aplikasi online bernama Dagangan memberikan kemudahan kepada para pemilik warung kelontong, pedagang kecil serta produsen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Beragam kebutuhan rumah tangga bisa distok lebih cepat.
Founder Dagangan Ryan Manafe mengatakan aplikasi buatannya tidak hanya menyasar kota besar, tetapi justru lebih ke daerah yang jauh dari keramaian seperti pedesaan. Melalui aplikasi tersebut bisa saling menghubungkan antara produsen barang skala mikro atau UMKM kepada konsumen. Selain itu bisa menghubungkan produsen UMKM dengan bakul sejenis pedagang kelontong.
"Karena melalui aplikasi ini, barang produk daerah seperti gula merah yang UMKM Kulonprogo bisa dibawa keluar. Selama sebulan kami membawa sekitar 10 ton gula dari Kulonprogo pemesanan lewat aplikasi ini. Kami akan bawa puluhan hingga ratusan produk ini ke luar untuk membantu produk UMKM," ungkapnya saat bertemu dengan pelaku UMKM di Jogja, Sabtu (19/6/2021).
Aplikasi tersebut bisa diunduh di playstrore, di dalamnya ada berbagai menu barang yang bisa dipesan baik dalam partai besar. Barang yang ada stoknya akan langsung tersedia di menu, adapun pembayaran bisa melalui sistem COD. Ryan mengklaim, sistem ini sangat memudahkan warung kelontong untuk menambah stok barang cukup sekali klik melalui smartphone. Sehingga tidak membuang waktu dan tetap bisa menjag warungnya.
"Kami mengcover sekitar 3.000 desa lebih baik di DIY, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Harganya bersaing, barang bisa sampai ke pemesan sebelum 24 jam sejak pemesanan. Barang kami ada di beberapa titik gudang, semuanya produk UMKM," katanya.
Wisnu Hermawan Kabid Layanan Bidang Kewirausahaan Dinas Koperasi UMKM DIY menilai aplikasi Dagangan menjadi solusi bagi pemilik warung untuk menambah stok barang tanpa harus keluar rumah. Karena saat ini situasi sulit, di satu sisi harus mengurangi kerumunan atau interaksi namun di sisi laib pelaku UMKM harus bertahan dengan kondisi ekonominya. Salah satu sektor pariwisata yang belum membaik solusinya harus berintegrasi dengan UKM untuk menjalani bisnis model e commerce. Kehadiran aplikasi online menjadikan masyarakat punya banyak pilihan untuk bertransaksi secara digital.
"Banyak produk lokal DIY yang nanti bisa dijual seperti teh, coklat nglanggeran, produk olahan ikan pantai selatan. Kalau bisa dihadirkan ke kota lebih baik.di dinas ada fasilitasi free ongkir, saya mensupport market place model dagangan dengan menggandeng bakul di desa-desa," ucapnya.
Salah satu pedagang kelontong asal Prambanan Sleman Imam Rofii mengaku telah menggunakan aplikasi tersebut sejak beberapa bulan terakhir. Menurutnya aplikasi sangat membantu dan proses pengiriman barang tergolong cepat. Ia berharap stok barang bisa terus ditambah.
"Dari sisi harga lebih murah dibandingkan yang lain, selain itu stok barang bisa sampai lebih cepat, saya tinggal pesan klik lewat ponsel," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Rabu 7 Oktober 2026, dominan berawan. Suhu tertinggi 34 derajat Celsius diprakirakan di Kota Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 10 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pentagon menyiapkan opsi operasi militer tiga hari terhadap Iran. Trump menyebut negosiasi masih berlangsung, sementara Teheran mengajukan proposal perdamaian.
Google Cloud memperkenalkan agen AI Gemini yang bisa membantu mengolah informasi, membuat konten, coding, hingga mengelola pekerjaan bisnis.
DPRD Kota Jogja mendorong WJNC digelar rutin setiap 7 Oktober agar menarik wisatawan mancanegara dan meningkatkan lama tinggal.
Suzuki membukukan penjualan ritel 54.179 unit hingga September 2026. New Carry menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan 55%.