BEDAH BUKU: Tangkal Judol-Pinjol dengan Membaca
DPRD DIY bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar kegiatan bedah buku di Joglo Bantala Abyudaya, Padukuhan Kroco, Kalurahan Sendangsari,
Tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Sains dan Teknologi USD memasang pompa./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sanata Dharma (USD) yang diketuai oleh Iswanjono bekerja sama dengan Eco Camp Mangun Karsa dan masyarakat petani Pantai Grigak Gunungkidul serta mahasiswa membangun sistem pompa air tenaga surya.
Pompa tersebut berfungsi tersebut mendorong air ke area bukit yang lebih tinggi dengan elevasi 40 meter dari Embung Grigak. Pompa air yang digunakan adalah jet pump 500W dan dapat mengalirkan air ke tandon sebesar 1,5 m3/jam.
Selama sehari rata-rata dihasilkan 5,5 m3/jam. Dengan sistem penyiraman tetes air tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengairi 500 pohon yang telah ditanam.
Pengembangan area penanaman pohon untuk menyelamatan tanah karst di kawasan eco camp Mangun Karsa akan diperluas, sehingga diperlukan tandon air penyiraman yang lebih besar. “Kapasitas sistem pembangkit listrik tenaga surya pada sistem pompa air tenaga surya ini adalah 2,2 kW atau sampai 3 PK. Untuk itu masih cukup jika diperlukan pemasangan pompa lagi dengan kapasitas yang sama,” kata Iswanjono seperti dalam rilis kepada Harian Jogja, Rabu (30/6).
Tim yang diketuai Iswanjono, beranggotakan Tjendro, Martanto, Lukiyanto, Wihadi, dan Sudi Mungkasi.
Embung Grigak dibangun pada Juli 2020 dengan bantuan dari Coca coca foundation di area eco camp Mangun Karsa. Embung Grigak dengan kapasitas 1000 m3. Embung Grigak telah diresmikan oleh Bupati Gunungkidul pada 25 Mei 2021. Tujuan dibangunnya embung tersebut adalah sebagai sumber air “tadah udan” ketika musim penghujan dan sebagai sumber air untuk penyiraman tanaman disaat musim kemarau.
Pada awal musim penghujan tahun 2020 di area bukit eco camp Mangun Karsa telah ditanam sekitar 500 pohon tanaman buah dan tanaman keras untuk penghijauan dan menguat tanah karst seluas sekitar 4 ha.
Sayang letak embung Grigak berada di area bukit yang lebih rendah dari area penanaman pohon, sehingga untuk keperluan penyiraman perlu pengangkatan air embung ke bukit yang lebih tinggi.
Sedangkan Eco-Camp Mangun Karsa digagas oleh Romo Paulus Wiryono Priyotamtama, SJ pada 2017. Program tersebut meneruskan perjuangan Romo YB Mangunwijaya yang pernah tinggal di Pantai Grigak pada 1987-1988. (Sugeng Pranyoto/*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar kegiatan bedah buku di Joglo Bantala Abyudaya, Padukuhan Kroco, Kalurahan Sendangsari,
Ange Postecoglou membela Cristiano Ronaldo setelah Al Nassr kalah 0-1 dari Al Ain. Pelatih asal Australia itu terlibat adu argumen dengan wartawan.
DPRD Kota Magelang mengusulkan regulasi khusus yang diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk berkembang
Jepang mencatat rekor baru dengan 107.677 warga berusia 100 tahun atau lebih per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya perempuan.
Joan Laporta ingin Camp Nou menjadi lokasi final Piala Dunia 2030 setelah UEFA menetapkan stadion Barcelona itu sebagai venue final Liga Champions 2029.
Geely Galaxy Zhanjian 700 mencatat 43.900 refundable pre-order dalam satu jam. SUV hybrid ini punya tenaga 1.113 HP dan kemampuan off-road.