33 Pasien RSUP Sardjito Meninggal Dunia Setelah RS Kehabisan Oksigen Central

Foto ilustrasi. - Antarafoto
04 Juli 2021 12:44 WIB Nina Atmasari Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- RSUP Dr Sardjito memastikan sebanyak 33 pasien Covid-19 yang ditanganinya meninggal dunia setelah rumah sakit tersebut kehabisan oksigen pada Sabtu (3/7/2021) pagi sampai Minggu (4/7/2021) pagi.

Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito Jogja, dr. Rukmono Siswishanto, Sp.OG(K)., M.Kes., MPH memberikan klarifikasi bahwa informasi yang menyebutkan 63 pasien Covid-19 meninggal, jumlah tersebut akumulasi dari hari Sabtu pagi (3/7/2021) sampai Minggu pagi (4/7/2021).

"Sedangkan yang meninggal pasca oksigen central habis pukul 20.00 WIB maka kami sampaikan jumlahnya 33 pasien. Namun dalam kondisi tersebut, semua pasien yang tidak tersuplai oksigen central maka dalam pelayanannya tetap tersuplai menggunakan suplai oksigen tabung. Salah satunya bantuan dari Polda DIY sejumlah 100 tabung," jelasnya, dalam keterangan pers, Minggu.

Baca juga: GIPI DIY Berharap Evaluasi Berjalan Selama PPKM Darurat

Ia menjelaskan dengan kondisi Covid-19 yang memuncak dan banyaknya pasien yang harus dirawat di rumah sakit, termasuk di RSUP Dr Sardjito, sempat menimbulkan terjadinya kekosongan oksigen.

RS tersebut sudah melakukan upaya-upaya antisipasi. Salah satunya sejak tanggal 29 Juni 2021, RSUP Dr Sardjito telah berkoordinasi dengan suplier oksigen diantaranya PT. Samator dan PT. Surya Gas untuk mendapatkan pasokan oksigen secara rutin dan memenuhi kebutuhan.

Persediaan oksigen mulai menipis pada Sabtu (3/7/2021), dampak masuknya pasien secara bersamaan pada Jumat (2/7/2021). RSUP Dr Sardjito berupata melakukan pengaturan ulang semua penggunaan oksigen yang dipakai pasien, serta mengirimkan surat permohonan dukungan kepada Menkes RI, Dirjen Pelayanan Kesehatan, Gubernur, BPBD, Dinas Kesehatan, Persi dan Dewan Pengawas.

"Namun sampai saat itu jam 15.00 WIB, rumah sakit masih mengalami kendala dan pasokan oksigen yang diperkirakan paling cepat sampai ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta pada hari Minggu tanggal 4 Juli 2021 pukul 12.00 WIB," jelasnya.

Baca juga: Sah! Ini Daftar Harga Eceran Tertinggi 11 Obat Covid-19

Selain itu juga dilaporkan bahwa persediaan oksigen sentral di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta akan mengalami penurunan pada hari Sabtu mulai pukul 16.00 WIB sampai dengan kehabisan persediaan oksigen yang diperkirakan pada pukul 18.00 WIB namun pada kenyataannya oksigen central habis pada sekitar pukul 20.00 WIB.

Dari kondisi tersebut, lanjutnya, perawatan pasien beralih menggunakan oksigen-oksigen tabung atau oksigen cadangan yang ada termasuk mendapat pinjaman dari RS Akademik UGM dan RSGM /FKG UGMserta Polda DIY. Pukul 00.15 WIB bantuan Polda DIY sebanyak 100 tabung datang dan langsung didistribusikan ke bangsal-bangsal perawatan sambil menunggu kedatangan pasokan dari penyedia oksigen.

Selanjutnya pada pukul 03.40 WIB truk oksigen liquid pertama sudah masuk dan mengisi tabung utama, sehingga oksigen central sudah berfungsi kembali. Disusul truk kedua pada pukul 04.45 WIB masuk pula mengisi tabung central oksigen.

"Dengan datangnya pengisian ini pelayanan untuk sementara sudah menggunakan oksigen sentral kembali, kami berharap ke depan oksigen ini terus lancar dipasok oleh penyedia oksigen untuk memenuhi perawatan bagi pasien yang membutuhkan oksigen," katanya.

Lebih lanjut Rukmono mengimbau masyarakat untuk mengikuti dan mematuhi PPKM sehingga laju Covid-19 dapat ditekan bersama-sama. Tanpa peran serta masyarakat ini tentu saja pandemikini akan sulit tertangani.