Kraton Tiadakan Gerebeg Besar, Ubarampe Gunungan Dibagikan Bertahap

Foto Ilustrasi warga dan wisatawan berebut beragam sesaiji yang terdapat pada gunungan dalam upacara tradisi Garebeg Sawaltahun sebelum pandemi. - Harian Jogja/Desi Suryanto
20 Juli 2021 13:37 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA– Kraton Jogja meniadakan arak-arakan prajurit dan Gunungan Garebeg Besar peringatan Hari Raya Idul Adha tahun ini atau Selasa, 20 Juli 2021/10 Zulhijah Jimakir 1954. Peniadaan ini berkaitan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah DIY.

Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono mengatakan apabila prosesi pembagian ubarampe Garebeg Besar tahun ini dilakukan dengan sangat hati-hati. Mengingat masih dalam suasana PPKM, pembagian ubarampe Gunungan hanya dibagikan terbatas kepada para Abdi Dalem.

BACA JUGA : PPKM Darurat, Kraton Jogja Tiadakan Garebeg Besar 2021

“Yang berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana ubarampe dibagikan selesai dalam sehari, tahun ini ubarampe gunungan dibagikan bertahap selama lima hari sejak tanggal 20-24 Juli 2021," kata Gusti Kirono, sapaan GKR Condrokirono, dalam rilis tertulisnya, Senin (19/7/2021).

Seluruh prosesi juga mengikuti prosedur dalam PPKM untuk mengurangi kerumunan. Penyesuaian juga dilakukan pada pembagian ubarampe ke Pura Pakualaman dan Kepatihan.

"Ubarampe gunungan yang dibagikan ke Pura Pakualaman dan Kepatihan dilaksanakan pada hari yang berbeda, hal ini dimaksudkan untuk meniadakan kerumunan," kata Gusti Kirono.

BACA JUGA : Garebeg Syawal, Kraton Jogja Bagikan 3.000 Ubo Rampe

Meski terdapat beberapa penyesuaian, Gusti Kirono mengatakan apabila esensi pelaksanaan Garebeg tidak berkurang sebagai ungkapan syukur dan sedekah dari raja kepada kerabat dan rakyatnya. Prosesi ini juga sebagai wujud konsistensi Kraton Jogja dalam menjaga tradisi leluhur meski dalam keterbatasan.

Di samping itu, segala kegiatan pementasan paket wisata Kraton Jogja juga masih diliburkan. Belum ada batas waktu yang tetap untuk kembali dibuka. Sebagai gantinya, Kraton Jogja semakin rutin menghadirkan konten seputar kegiatan kraton melalui media sosial dan Youtube.