Tak Cuma Bikin Gemuk, Kebiasaan Ngemil Berlebihan Bisa Rusak Jantung
Kebiasaan ngemil berlebihan dapat memicu obesitas, diabetes, kolesterol tinggi hingga penyakit jantung. Simak 13 dampak buruk dan cara mengatasinya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Nasib apes dialami oleh Patricia Yuni Satwantini, pemilik gudang kayu Zoni Art, Minggu (29/8/2021) pagi.
Gudang kayu milik perempuan berusia 52 yang berada di Jalan Kasongan, Dusun Karang Pule, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul itu terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp5 juta.
Ka SPKT Polsek Kasihan Ipda Dwi Jaka mengatakan, kebakaran tersebut terjadi pada pukul 05.00 WIB. Saat itu, sejumlah warga melihat ada kepulan asap dan api yang membakar sebagian bangunan gudang kayu. Warga kemudian memberitahukan kejadian itu kepada pemilik gudang dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Petugas yang mendapatkan laporan terkait kejadian tersebut kemudian menghubungi tim pemadam kebakaran. Dan dibutuhkan waktu sejam untuk memadamkan api yang berkobar.
“Untuk sumber api, belum diketahui secara pasti. Namun kerugian kami perkirakan mencapai Rp5 juta,” kata Dwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebiasaan ngemil berlebihan dapat memicu obesitas, diabetes, kolesterol tinggi hingga penyakit jantung. Simak 13 dampak buruk dan cara mengatasinya.
Maroko lolos 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalahkan Belanda. Apa itu Singa Atlas? Simak fakta di balik julukan timnas Maroko yang terinspirasi singa raksasa!
Nadiem Makarim divonis 10 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek di Pengadilan Tipikor Jakarta.
BAT memangkas 9.000 pekerjaan global sebagai bagian dari transformasi digital dan penurunan industri rokok dunia.
Apple resmi menjual MacBook Neo refurbished dengan harga lebih terjangkau, memberi opsi hemat bagi pengguna ekosistem macOS.
Justin Kluivert gagal penalti saat Belanda kalah dari Maroko di Piala Dunia 2026, memicu reaksi ramai warganet Indonesia di media sosial.