Geopark Klaten Ditargetkan Tersertifikasi 2027, Bayat Jadi Kawasan
Pemkab Klaten menargetkan Geopark Bayat ditetapkan 2027. Proses KCAG, sport tourism, dan geoheritage jadi modal utama pengembangan.
Ilustrasi rabies
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta kembali menggelar kegiatan rutin tahunan vaksinasi rabies yang pada tahun ini menyasar sekitar 2.300 ekor hewan sebagai upaya mempertahankan status DIY sebagai wilayah bebas rabies.
“DIY masuk dalam 26 provinsi di Indonesia yang sudah dinyatakan bebas rabies sejak 1997. Status ini harus dipertahankan dengan cara melakukan vaksinasi rabies secara rutin,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Suyana di Yogyakarta, Selasa (31/8/2021).
Pada tahun ini, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta menyediakan 2.300 dosis vaksin rabies gratis untuk anjing, kucing, dan kera yang ada di Kota Yogyakarta.
Program vaksinasi rabies tersebut akan dilakukan di seluruh kelurahan di Kota Yogyakarta serta Poliklinik Hewan di Kota Yogyakarta, bahkan di klinik-klinik praktik dokter hewan swasta yang ada di kota tersebut.
BACA JUGA: Update Covid-19 di DIY 31 Agustus, Terbanyak dari Bantul
Kegiatan vaksinasi di kelurahan dilaksanakan pada 6-24 September secara bergiliran, sedangkan vaksinasi di poliklinik dan klinik dokter hewan swasta dilakukan pada 6 September hingga 30 Oktober.
Warga yang ingin mengakses program tersebut diminta mendaftar melalui nomor WhatsApp atau link pendaftaran di alamat https://bit.ly/vaksinrabiesjogja21. Hingga saat ini sudah ada 150 pendaftar.
“Atau bisa datang langsung ke Poliklinik Hewan Kota Yogyakarta,” katanya.
Saat datang ke lokasi vaksinasi, pemilik hewan diminta membawa KTP atau surat keterangan domisili dari RW apabila pemilik hewan bukan warga Kota Yogyakarta, tetapi tinggal di Yogyakarta.
Sementara itu, Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sri Panggarti mengatakan hewan yang akan divaksinasi sebaiknya sudah diberi obat cacing minimal sepekan sebelumnya
Hewan juga harus dalam kondisi sehat, tidak sedang hamil atau menyusui, dan berusia minimal empat bulan.
Pada tahun lalu, hewan yang mengikuti vaksinasi rabies tercatat sebanyak 2.170 ekor yang terdiri atas 490 ekor anjing, 1.679 kucing, dan satu ekor kera. “Vaksinasi rabies sebaiknya diulang setiap satu tahun sekali,” katanya.
Di Kota Yogyakarta, kasus gigitan anjing terakhir yang dilaporkan dari Kecamatan Mergangsan. Warga yang menjadi korban mendapat penanganan di pusat layanan kesehatan, sedangkan anjing yang menggigit diketahui mati.
“Kami pun bergerak cepat, karena mencurigai anjing terkena rabies. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan bahkan autopsi, anjing dinyatakan negatif rabies dan meninggal mendadak karena sebab lain,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkab Klaten menargetkan Geopark Bayat ditetapkan 2027. Proses KCAG, sport tourism, dan geoheritage jadi modal utama pengembangan.
Mata berair tapi terasa kering bisa jadi tanda gangguan serius, ini penyebab dan solusinya.
Raudi Akmal tetap ditahan meski sakit, kuasa hukum ajukan penangguhan ke Kejari Sleman.
Saatnya memanfaatkan kesempatan program Final WOW Sale untuk melengkapi hunian dan kebutuhan bisnis bersama INFORMA Pakuwon Mall Jogja
Vinicius Junior naik ke posisi kedua Sepatu Emas Piala Dunia 2026, tempel Messi.
Gempa besar Venezuela picu kerusakan parah, korban tewas berpotensi tembus puluhan ribu.