Panewu dan Lurah Diminta Bantu Monitoring Uji Coba PTM

Suasana PTM di SDN Serayu, Jogja, Rabu (28/4/2021). - Harian Jogja/Sirojul Khafid
11 Oktober 2021 11:17 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Adanya satu siswa di salah satu sekolah di Bantul yang terpapar saat menjalankan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, membuat Satgas memperketat pengawasan PTM di lapangan. Satgas Covid-19 Bantul meminta pimpinan wilayah aktif nelakukan pengawasan terhadap jalannya uji coba PTM.

"Memamg dari awal untuk pembelajaran tatap muka ini kita sudah melakukan rapat koordinasi. Bahkan pak Bupati langsung memimpin rapat tersebut menyampaikan kepada seluruh kepala sekolah melalui Disdikpora terkait pembelajaran tatap muka," terang Ketua Harian Satgas Covid-19, Joko Purnomo pada Minggu (10/10/2021).

BACA JUGA : Pemda DIY Sarankan Pembelajaran Tatap Muka SD Ditunda

Namun Joko tak memungkiri ada satu kasus Covid-19 di salah satu sekolah dasar. Sang anak tertular oleh orang tua yang memgantarkan anak ke aekolah.

"Memang ada satu stau sekolahan yang salah satu muridnya itu kena Covid-19 karena diantar oleh orang tuanya dan kebetulan orang tuanya kena. Dan langkah yang diambil kemudian, sekolah itu distop sementara untuk tidak boleh melaksanakan PTM," ujarnya.

Kasus tersebut membuat pengawasan terhadap pelaksanaan uji coba PTM ditingkatkan. Salah satunya meminta Lurah turut memerikaa pelaksanaan jalannya PTM di sekolah-sekolah di lingkunhan Kalurahan.

"Pemerintah kabupaten bersama  dinas memngimbau dan memgajak Lanewu kita juga para Lurah untuk melaksanakan monitoring langsung kepada sekolah-sekolah di lingkungan Kalurahan-kalurahan. Kaitannya tentang pelaksanaan pembelajaran tatap muka," tandasnya.

BACA JUGA : Kota Jogja Belum Rencanakan PTM untuk PAUD dan TK

Sebelumnya Kepala Bidang SD Disdikpora Bantul, Edy Sutrisno membenarkan adanya penutupan pelaksanaan uji coba PTM di SD Bantul Timur. Edy menyoroti ketidakjujuran orang tua yang terkonfimasi positif tetapi nekat mengantar anaknya ke sekolah.

Mencegah peristiwa serupa terulang, Disdikpora Bantul berencana mengeluarkan surat edaran untuk tidak memberikan izin mengikuti PTM bagi siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19. "Selain itu akan dilakukan tes secara berkala kepada siswa, untuk memastikan tidak terdapat siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19," katanya.