Penerapan One Gate System Memudahkan Bus Wisata Cari Lahan Parkir

Foto ilustrasi bus di Terminal Giwangan. - Harian Jogja/Yosef Leon
25 Oktober 2021 10:27 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO – Pemerintah Kota Jogja melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menguji coba one gate system untuk bus pariwisata mulai akhir pekan ini. Seluruh jenis bus pariwisata yang masuk Jogja harus melewati Terminal Giwangan untuk diperiksa kelengkapan surat vaksin minimal dosis pertama dan negatif Covid-19.

Kepala Dishub Kota Jogja, Agus Arif mengatakan kebijakan one gate system merupakan tindak lanjut aturan perjalanan orang di masa pandemi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat. “[Sejauh ini] belum [ada data bus yang lolos maupun ditolak masuk Jogja]. Kami baru fokus penanganan dulu,” kata Agus, Minggu (24/10/2021).

BACA JUGA : Pemkot Jogja Terapkan One Gate System untuk Kendaraan

Uji coba one gate system sebagai respons turunnya PPKM di DIY menjadi level 2. Dengan level 2 ini, seluruh kegiatan masyarakat, termasuk pariwisata memungkinkan dibuka. Poinnya terkait pembatasan agar tidak terjadi kerumunan.

Untuk memberikan petunjuk pada pengemudi bus, Dishub Kota Jogja juga memasang sejumlah papan informasi di sejumlah ruas jalan yang menjadi akses masuk utama ke Kota Jogja. "Saya rasa, pengaturan ini justru akan memudahkan bus pariwisata. Mereka tidak perlu berputar-putar mencari lokasi parkir yang kosong. Cukup datang ke Terminal Giwangan, melakukan pemeriksaan dan jika lolos bisa mendapat akses parkir," kata Agus.

Apabila bus memenuhi syarat untuk melanjutkan perjalanan, akan ada stiker sebagai tanda. Dalam stiker ini juga terdapat informasi tempat parkir. Untuk bus besar, tempat parkir akan diarahkan menuju Abu Bakar Ali, Ngabean, dan Senopati. Untuk bus pariwisata berukuran kecil atau sedang akan diberikan kartu untuk mengakses tempat parkir seperti Sriwedani, Ketandan, dan SPRAGA.

BACA JUGA : Pemkot Jogja Berencana Terapkan One Gate System

Salah satu pemandu wisata, Arif mendapat informasi mengenai kewajiban bus pariwisata masuk ke Terminal Giwangan dari rekan-rekan di biro perjalanan. "Kami membawa rombongan guru dan siswa dari salah satu SMA di Solo. Satu bus isi 54 penumpang dan semuanya sudah diminta membawa sertifikat vaksinasi," kata Arif.

Pemandu wisata lainnya, Jeni Ari Saputro juga meminta wisatawan membawa kartu vaksinasi. Rombongan dari Salatiga yang dia bawa telah membawa kartu vaksin seluruhnya. "Semua sudah divaksin dan rutin menjalani tes Covid-19 setiap dua pekan sekali, karena rombongan ini berasal dari karyawan perbankan," kata Jeni.

"Ada 50 tempat duduk, tetapi hanya membawa 25 wisatawan."

Manajer Pemasaran Gembira Loka Zoo (GL Zoo), Yosi Hermawan mengatakan penurunan Level PPKM juga berpengaruh ke jumlah pengunjung. “Untuk pengunjung hari Minggu (24/10) sebanyak 2.300-an, sementara yang yang tertolak 60-an karena belum vaksin. Untuk Sabtu (23/10) ada 1.800-an pengunjung, yang tertolak sekitar 40-an,” kata Yosi.

Sementara pada periode libur tanggal 16-20 Oktober 2021, terdapat sekitar 8.000 pengunjung.