Restribusi Wisata Bantul Raih Rp465 juta dalam Uji Coba 5 Hari

QR code terpasang di TPR Parangtritis, Jumat (7/5/2021). - Harian Jogja/Jumali\\r\\n
25 Oktober 2021 08:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul mencatatkan pendapatan retribusi dari sektor pariwisata senilai Rp465 juta. Pendapatan ini didapatkan dari pembukaan 7 destinasi selama lima hari uji coba pembukaan yakni 20 hingga 24 Oktober 2021.

"Total pendapatan selama lima hari ada senilai Rp464.032.250. Sedangkan jumlah wisatawan total sebanyak 47.767 pengunjung," kata Kepala Seksi (Kasie) Promosi dan Pelayanan Informasi Wisata Dispar Bantul Markus Purnomo Adi, Senin (25/10/2021).

BACA JUGA : Jangan Sampai Ada Klaster Wisata di Bantul, Komisi B: Jaga Prokes!

Adapun jumlah pengunjung paling banyak terjadi pada Minggu (24/10). Di mana, ada total 19.492 pengunjung, terdiri dari 15.900 pengunjung ke kawasan Pantai Parangtritis, 3.400 pengunjung ke Pantai Wilayah Barat, 180 pengunjung ke Goa Selarong dan 12 pengunjung ke Goa Cerme.

Sedangkan pada Sabtu (23/10), ada 7.800 pengunjung memasuki kawasan Pantai Parangtritis dan Depok. Sementara 800 orang mengunjungi Pantai Samas, 300 orang di Pantai Baru, Gua Cemara 65 orang dan Gua Selarong 60 orang.

Menurut Markus, adanya pemberlakuan kebijakan ganjil genap yang diterapkan untuk kendaraan pengunjung ke lokasi wisata pada Jumat hingga Minggu berdampak pada penurunan angka kunjungan.  Penurunan terlihat pada hari Jumat dan Sabtu. Di mana saat belum diberlakukan ganjil genap yakni saat libur Maulid Nabi tanggal 20 Oktober 2021, ada 10.598 pengunjung ke Pantai Parangtritis.

"Jumlah ini sangat berbeda saat diberlakukan gajil genap pada Sabtu (23/10). Dimana pengunjung di Pantai Parangtritis dan Pantai Depok sekitar 7.800 pengunjung.  Untuk hari Minggu (24/10) tidak terlalu berdampak. Sebab, kami mencatat ada 15.900 pengunjung ke kawasan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok," lanjut Markus.

BACA JUGA : Wisata Dibuka, Dewan Bantul Minta Pemkab Kejar PAD

Markus juga melihat penurunan jumlah pengunjung saat diberlakukan ganjil genap pada hari Jumat dan Sabtu, untuk kawasan pantai barat (Pantai Samas hingga Pandansimo). Di mana kunjungan wisata di kawasan pantai wilayah barat itu hanya sekitar 1.195 pengunjung. Padahal saat libur Maulid Nabi ada 1.975 pengunjung. "Tapi kemudian naik pada Minggu (23/10), ada 3.400 pengunjung yang ke pantai kawasan barat," ucap Markus.

Kendati demikian, Markus mengaku tidak mempermasalah terkait adanya penurunan jumlah pengunjung pada hari Jumat dan Sabtu, saat diterapkan ganjil genap. Mengingat aturan itu merupakan instruksi dari pusat.

"Hanya butuh sosialisasi aturan ganjil genap yang lebih luas, karena terkadang wisatawan tidak tahu kebijakan tersebut," ucapnya.