Pemuda Diharapkan Jadi Penggerak Wirausaha di Tengah Pandemi

Kegiatan lomba wirausaha yang diikuti anak muda usia 16 sampai 30 tahun. - Ist.
16 November 2021 05:27 WIB Sunartono Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Para pemuda didorong menjadi penggerak wirausaha di tengah pandemi Covid-19.

Ketua BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bantul Deddy Romero menilai berwirausaha menjadi salah satu alternatif untuk menggeliatkan perekonomian di tengah sulitnya perekonomian akibat pandemi. Mengingat saat ini banyak warga terdampak seperti pengurangan gaji hingga PHK massal.

“Salah satu melalui kegiatan lomba wirausaha yang diikuti anak muda usia 16 sampai 30 tahun. Kami harapkan anak muda ini menjadi penggerak wirausaha di tengah pandemi,” katanya, Senin (15/11/2021).

Ia menambahkan kegiatan itu sekaligus menjadi ajang untuk mengenalkan karya atau produk dari para peserta karena mereka dapat berkumpul dengan komunitas sesama pelaku usaha muda. Selain itu kompetisi itu sebagai bentuk penghargaan kepada pelaku UMKM usia muda yang tetap berproduksi pada masa kebiasan baru.

“Lomba ini menjadi semangat meningkatkan laju perekonomian dan menjadi komunikasi antar pelaku usaha agar tercipta iklim bisnis yang berdaya saing. Kategori perlombaan usaha muda ada tiga yaitu Perdagangan dan Jasa, Industri Kreatif dan Pengelolaan Pangan,” katanya.

Pelaksnaan lomba telah digelar pada Jumat (12/11/2021) hingga Minggu (14/11/2021). Ada ratusan profil pengusaha muda diseleksi menjadi sekitar 40 profil kemudian disaring lagi untuk diambil masing-masing tiga pemenang setiap kategori.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslim menilai pelaku usaha di kalangan anak muda yang masih mampu bertahan di tengah pandemi termasuk pahlawan ekonomi. Berbagai upaya terus dilakukan agar kreativitas pemuda selama ini dengan ide bisnisnya itu bisa terus bertahan pada masa-masa mendatang. Mengembangkan usaha di tengah anjloknya daya beli masyarakat akibat pandemi tentu menjadi tantangan tersendiri.

“Kami mendorong kemunculan wirusaha muda setiap tahunnya. Sebab para wirausaha ini yang menciptakan pasar tenaga kerja dan menghadirkan peluang permintaan produksi,” ujarnya.