Omah PSS Sleman Dibakar, Begini Tanggapan Dirut Andy Wardhana Putra

Pemain PSS Sleman Derry Rachman Noor berebut bola dengan pemain PS Tira Persikabo pada laga pekan ke-2 Liga 1 2020 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (8/3/2020) malam - Harian Jogja/Jumali
28 November 2021 23:17 WIB Sirojul Khafid Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Direktur Utama (Dirut) PT PSS, Andy Wardhana Putra menyayangkan kejadian pembakaran Omah PSS pada Minggu (28/11/2021) oleh orang tak dikenal. Meski ada kekecewaan karena kalah bertanding melawan Persita Tangerang, namun PSS Sleman diklaim sudah melakukan yang terbaik.

"Tapi kami sangat mengharapkan energi positif dari suporter. Jangan sampai malah energi negatif. Kalau ada yang perlu diperbaiki, mari dievalausi," kata Andy saat dihubungi media dari saluran telepon, Minggu (28/11/2021).

Sejauh ini belum ada perhitungan atau detail terkait kerusakan. Namun Andy menilai kerusakan hanya sedikit, meski sempat ada kobaran api. Saat kejadian, ada beberapa penjaga dan juga karyawan yang sedang di lokasi. Rekaman CCTV juga menyala. Sehingga kemungkinan pelaku terdeteksi sangat mungkin.

"Kejadian tadi sore, saat ini sedang diusut oleh polisi, pasti diusut tuntas. Dan kami harapkan ke depan tidak ada kejadian seperti ini lagi," kata Andy.

Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita menyesalkan kejadian ini. "Kalau boleh saya kecam, itu kelakuan orang pengecut dan tidak pantas dilakukan oleh suporter, itu perusuh, itu kejahatan, harus dihukum dan tangkap," kata Hadian.

Lanjut Hadian, apabila mencintai sepak bola Indonesia, maka hal semacam itu tidak boleh dilakukan. "Jaga suportifitas, menang kalah itu bagian dari sepakbola," katanya. "Belum [ada sanksi untuk klub atau lainnya]. Dengarkan dari semua pihak."