Pemkab Sleman Pastikan 204 Ruas Jalur Evakuasi Merapi dalam Kondisi Layak Dilewati

Foto ilustrasi jalur evakuasi lereng Merapi. - Harian Jogja/Yogi Anugrah
14 Desember 2021 08:17 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menjelaskan jalur evakuasi Gunung Merapi saat ini berjumlah 204 ruas dengan total panjang mencapai 316,60 km. "Kondisi jalur semua dalam keadaan bagus dan masih layak untuk dilewati," katanya, Senin (13/12/2021).

Hal ini menurutnya sudah sesuai dengan SK Bupati No. 81.2/kep.KDH/2019 tentang Jalur Evakuasi Bencana Erupsi Gunung Merapi. "Jalur tersebut merupakan pioritas untuk dijaga kelayakan dan fungsinya," ujarnya.

Semua jalur evakuasi ini berada di Kapanewon Cangkringan. Dengan kondisi yang masih bagus maka ia memastikan siap untuk digunakan apabila terjadi kondisi kedaruratan.

Hal serupa juga diungkapkan Kepala Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Taufiq Wahyudi. Menurutnya, saat ini semua jalur evakuasi masih dalam kondisi bagus.

Hal ini diperkuat dengan perbaikan jalur yang telah dilakukan DPUPKP Sleman bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman ketika perubahan status Siaga Gunung Merapi beberapa waktu lalu. "Kemaren pasca erupsi sudah ada perbaikan ddi Glagaharjo, masih bagus, belum ada berapa bulan sejak status waspada. Masih bisa layak untuk evakuasi," ungkapnya.

Ia memastikan jika terdapat kerusakan yang parah, akan segera diperbaiki karena terrekam oleh BPBD Sleman yang kemidian akan ditindaklanjuti oleh DPUPKP Sleman untuk perbaikan. Ia juga mengaku belum mendapat laporan adanya kerusakan.

Terkait tambang pasir, ia mengakui masih ada penambang yang melalui jalur evakuasi meski sufah disediakan jalur tersendiri di sisi timur. "Tapi kelihatannya penambang tetap pilih yang bagus," kata dia.

Meski demikian ia tidak bisa berbuat banyak karena perizinan tambang ada di Pemda DIY. Namun untuk peringatan, perangkat desa setempat menurutnya bisa bertindak. "Sudah di luar kewenangan kami," ujarnya.