Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Siswa mendapatkan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan di SMP Negeri 2 Wonosari, Kamis (12/8/2021)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul masih berkoordinasi sebelum memberikan suntikan vaksin Covid-19 untuk kelompok umur 6-11 tahun. Di DIY, vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun akan dimulai Sabtu (18/12/2021).
“Kami baru mempersiapkan, berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga [Disdikpora] Gunungkidul. Koordinasi ini untuk memastikan jumlah sasaran program vaksinasi,” ujar Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty, Sabtu (11/12).
Jika jumlah sasaran sudah diketahui, Gunungkidul akan mengajukan ke Pemerintah Pusat. “Kami juga masih menunggu petunjuk lebih rinci. Terutama soal pedoman pelaksanaan hingga logistik vaksin Covid-19 ini. Namun pada dasarnya kami siap,” ujar Dewi.
Vaksinasi tersebut akan banyak menyasar pelajar. Adapun vaksinasi untuk pelajar yang berumur di atas 12 tahun di Gunungkidul sudah menyasar 59.322 pelajar, dosis lengkap. Dosis 1 sudah mencapai 66.681 orang, atau 112,75% dari target.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disdikpora Gunungkidul, Kiswara mengatakan masih menunggu informasi resmi dari Dinkes Gunungkidul, terkait pelaksanaan vaksinasi. “Kami masih menunggu informasi resmi pelaksanaan,” ujar Kiswara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Kecelakaan di Jalan Wonosari Bantul tewaskan pejalan kaki lansia, polisi selidiki penyebab dan temukan barang bukti.
KPK geledah rumah Silmy Karim terkait kasus pemerasan izin tinggal WNA senilai Rp145,5 miliar, buru bukti baru.
IHSG ditutup anjlok 4,2 persen ke 5.594 dipicu sentimen negatif dan pelemahan rupiah ke Rp18.049 per dolar AS.
Harimau Amur tertua di Jepang, Kai, mati di Kebun Binatang Fukuoka pada usia 20 tahun, diduga karena faktor usia.
Sebanyak 29.000 pohon ditanam di seluruh Indonesia, termasuk Yogyakarta, sebagai dukungan terhadap target SDGs dan pelestarian lingkungan.