Kebakaran Lahan Melonjak di Bantul Petugas Temukan Pola Berulang
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Hujan berintensitas sedang hingga lebat yang disertai dengan angin kencang pada Rabu (2/2/2022) sore menyebabkan belasan pohon tumbang di wilayah Kota Jogja.
Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja menyebut, total ada sebanyak 15 pohon tumbang yang tersebar di beberapa titik dampak dari insiden tersebut.
"Laporan sementara ada 15 pohon tumbang yang terjadi dampak dari hujan deras sejak pukul 13.00 Wib – 13.35 Wib tadi sore," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja, Nur Hidayat.
Nur menerangkan, dampak kejadian itu dirasakan di dua kemantren yakni Kemantren Umbulharjo dan juga Kotagede. Sebagian besar pohon tumbang merupakan kepunyaan warga dan lainnya dimiliki oleh instansi pemerintah.
Menurut Nur, tidak ada dampak serius yang terjadi akibat fenomena hujan deras dan angin kencang tersebut. Hanya saja, beberapa pohon yang tumbang ada yang menimpa rumah warga, unit kendaraan serta pagar pekarangan.
"Jenis kerusakan masih pada taraf ringan hingga sedang," tambah Nur.
BACA JUGA: Begini Perkembangan Terbaru Pelabuhan Tanjung Adikarto Kulonprogo
Di wilayah Jalan Ngeksigondo 2 Prenggan, Kotagede pohon jenis Ketapang dengan Tinggi 14 meter (m) dan diameter 40 sentimeter (cm) dilaporkan menimpa satu gazebo. Selain itu, pohon jenis Sawo Kecik juga menimpa satu unit mobil jenis Daihatsu Zebra.
Sementara di Giwangan, Umbulharjo pohon jenis Ketepeng setinggi 15 m dengan diameter 40 cm dan juga pohon jenis Pete ambruk menimpa rumah warga. Lainnya yakni pohon Melinjo juga menimpa sepeda motor warga di wilayah Klitren.
"Untuk rumah warga kebutuhan mendesak yang diperlukan terpal sebagai penutup dan sudah kita kondisikan. Laporan per sore ini, semua pohon sudah dievakuasi dengan bantuan relawan dan petugas lainnya," jelas Nur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.