Bantu Tekan Kemiskinan, BAZNAS Klaten Salurkan Bantuan Rehab 125 RTLH dan 110 Jamban
BAZNAS Klaten menyalurkan Rp2,26 miliar untuk rehab 125 RTLH dan pembangunan 110 jamban di 25 kecamatan.
Penyerahan hadiah dari Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi pada atlet yang meraih medali di kejuaraan Popda DIY 2021, Rabu (27/4/2022)-Harian Jogja/Triyo Handoko
Harianjogja.com, JOGJA--Tujuh cabang olahraga Jogja diwakili 15 atlet dan 5 pelatih menerima hadiah tambahan dari Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Jogja karena berhasil meraih juara dua pada gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) DIY 2022. Total hadiah yang diberikan Rp395,525 juta.
Hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi. Dalam sambutannya, Heroe meminta para atlet untuk tetap konsisten dan menghargai proses yang ada. "Umur kalian masih sangat muda, jadi jangan mudah puas dengan capaian yang ada" ujarnya, Rabu (27/4/2022).
Ke depannya, Heroe berharap, untuk para atlet dapat semakin berkembang agar bisa berkancah di tingkat lebih tinggi. "Jangan berhenti di Popda saja, kalian harus berusaha meningkatkan kemampuan masing-masing agar bisa pelatnas dan masuk Sea Games," imbuhnya
Heroe menjanjikan peningkatan kualitas fasilitas latihan untuk atlet. "Supaya kalian tetap semangat dan bisa memberikan banyak medali lagi," sambungnya.
Kepala Disdikpora Budi Santoso Asrori menyebut total medali yang diperoleh Kontingen Jogja ada 75 medali. "Rinciannya 55 medali emas, 60 medali perak, dan 60 medali perunggu," katanya, Rabu (27/4/2022).
Jumlah raihan tersebut meningkat dari tahun sebelumnya. "Tahun 2021 kami di peringkat tiga, sekarang naik kelas jadi peringkat dua," ujar Budi.
BACA JUGA: Gunakan Transportasi Umum, 35.000 Pemudik Sudah Tiba di DIY
Besaran hadiah yang diperoleh atlet yang mengantarkan Kontingen Jogja ke peringkat Dua, Budi menjelaskan, jumlahnya proporsional sesuai prestasi.
UntuK peraih medali emas perorangan hadiahnya Rp1,7 juta, peraih medali emas beregu Rp1,4 juta per orang, peraih medali perak perorangan Rp1 juta, peraih medali perak beregu Rp700.000, peraih medali perunggu perorangan Rp500.000, dan peraih medali perunggu beregu Rp350.00.
Sementara pelatih yang atletnya mendapat medali total hadiahnya Rp72,5 juta. "Kami sangat mengapresiasi hadiah ini sebagai pelecut semangat tim," kata Pelatih Taekwondo Oktalia Dwi Permatasari, Rabu (27/4/2022).
Okta menjelaskan dengan hadiah ini atletnya bersemangat untuk terus latihan. "Apa lagi tada dijanjikan peningkatan fasilitas, akan tambah semangat lagi" ujarnya.
Nur Ahsan Khatami, 12, atlet termuda dalam penghargaan tersebut menyebutkan sangat senang atas penghargaan yang diperolehnya. "Baru kali ini ikut kompetisi dan mendapat penghargaan," katanya.
Peraih medali perak pencak silat ini menyebut hadiah tersebut sebagai pemicunya untuk bertanding. "Karena kalau dapat penghargaan bisa banggain orang tua," kata dia. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BAZNAS Klaten menyalurkan Rp2,26 miliar untuk rehab 125 RTLH dan pembangunan 110 jamban di 25 kecamatan.
Gol debut Melvyn Lorenzen ke gawang Bali United mendongkrak kepercayaan diri jelang laga kandang PSS kontra Madura United.
DPRD Bantul mengawal target perbaikan 600 km jalan hingga 2030 di tengah tren penurunan anggaran sektor pekerjaan umum.
IRGC menyebut teknologi canggih AS tak bisa menghindari sistem pengawasan Iran di Selat Hormuz setelah drone bawah laut AS disita.
BPS menegaskan masyarakat yang terdaftar DTSEN tidak otomatis menerima bantuan karena penerima ditentukan berdasarkan kriteria program.
DPRD Jogja mendorong layanan shuttle dari berbagai titik menuju Teras Malioboro untuk meningkatkan kunjungan dan menggerakkan UMKM.