Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti. /Ist-Diskominfo
Harianjogja.com, JOGJA--Mantan Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (2/6/2022).
Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan selain Haryadi, pihaknya juga mengamankan sejumlah orang.
"Total ada sembilan orang yang diamankan KPK, termasuk Wali Kota Jogja periode 2017-2022 [Haryadi Suyuti]," kata Ali kepada Harianjogja.com, Jumat (3/6/2022).
Kesembilan orang itu, imbuh Ali, ditangkap di dua kota yang berbeda, yakni di Jogja dan Jakarta.
"Selain Wali Kota Jogja periode 2017-2022, beberapa pejabat Pemkot Jogja kami amankan. Selain itu juga ada dari unsur swasta," ucap dia.
Hingga kini, kesembilan orang itu masih diperiksa oleh penyidik KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Sebelumnya, Ali menegaskan bahwa kasus dugaan korupsi yang membelit Haryadi Suyuti adalah terkait dengan dugaan suap Izin Mendirikan Bangunan (IMB) salah satu apartemen di Jogja.
Akan tetapi Ali belum membeberkan lokasi persis apartemen tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.