Program Jaga Warga Perkuat Kerukunan Suporter Sepak Bola di DIY dan Sekitarnya

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Program Jaga Warga yang diinisiasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY bisa dimanfaatkan untuk membangun kerukunan antarsuporter klub sepak bola di DIY dan sekitarnya. Program Jaga Warga sudah tersebar di hampir seluruh kampung atau dusun di DIY dengan anggota 80.000 orang.
Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad mengungkapkan gagasan tersebut dalam talkshow bertajuk Mataram is Love Tanggung Jawab Bersama yang digelar Harian Jogja dan didukung Satpol PP DIY di Henggoy Coffee, Jalan Menukan, Kota Jogja. Diskusi tersebut dihadiri kelompok dua kelompok suporter PSIM, yakni Brajamusti dan Mataram Independent (Maident) serta suporter Persis Solo Pasoepati.
Advertisement
Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad menyebut kesiapannya untuk turut menjaga kerukunan suporter yang sudah digalakkan oleh kelompok suporter. “Kami siap berpartisipasi menjaga kerukunan ini dengan program Jaga Warga,” katanya, Jumat (11/11/2022).
Noviar menjelaskan pada 2023, Jaga Warga ditargetkan diikuti oleh 180 ribu warga DIY. “Program ini yang akan menyisir seluruh kampung-kampung di DIY harapannya kerukunan suporter terus bisa dijaga,” ujarnya.
Partisipasi berbagai elemen masyarakat, jelas Noviar, dalam program Jaga Warga penting dilakukan. “Agar ketenteraman dan kerukunan terwujud seperti visi Jogja Istimewa, termasuk partisipasi dari suporter, bentuknya bisa macam-macam kegiatan keolahragaan,” jelasnya.
Melalui Satpol PP DIY, lanjut Noviar, Pemda DIY menyebut kesiapannya untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif. “Kami siap memfasilitasi kegiatan-kegiatan positif, terutama bagi anak-anak muda yang punya energi berlebih agar bisa disalurkan dengan baik,” tegasnya.
Sekretaris Jenderal Brajamusti Niko Angga Ari mengapresiasi kesediaan Satpol PP DIY memfasilitasi kerukunan suporter. “Sejak deklarasi damai kemarin di Stadion Mandala Krida, banyak kelompok suporter di Indonesia ingin mencotoh hal tersebut, Jogja jadi barometer baik kerukunan suporter di tanah air,” katanya, Jumat sore.
Niko menjelaskan kerukunan suporter jadi tanggung jawab bersama. “Selain dari kelompoknya sendiri, kami juga berharap pemerintah, khususnya Pemda DIY ikut berpartisipasi,” ujarnya.
Momentum perdamaian suporter, jelas Niko, harus tetap dijaga dan dirawat bersama. “Kami siap bersama-sama menjaga kerukunan ini, termasuk menerima pemerintah yang mau ikut memfasilitasinya,” tegasnya.
Ketua Maident Budi Item juga turut mengapresiasi langkah Satpol PP. “Karena edukasi suporter jadi tanggung jawab berbagai elemen, supaya kualitas suporter terus meningkat,” katanya.
Budi menjelaskan pihaknya selama ini terus mengedukasi suporter dengan berbagi cara. “Melalui laskar-laskar, dengan kanal-kanal media sosial, kami kasih pemahaman bahwa rivalitas itu tidak dengan kekerasan, sewajarnya saja,” jelasnya.
Pendiri Pasoepati, Mayor Haristanto ,menyambut baik momen tersebut, apalagi sejarah masalalu Jogja dan Solo yang kental akan konflik suporternya sudah ada titik perdamaian bersama. “Saya menunggu momen ini sudah 22 tahun, sejak tahun 2000 sebelum membentuk Pasopati memang sudah ada konflik yang ada, momen perdamaian ini harus terus dijaga,” tegasnya.
Haristanto menjelaskan berbagai cara sudah pernah ditempuh untuk merukunkan suporter Solo dan Jogja. “Dulu itu sudah banyak cara dilakukan, dari penandatanganan damai di Polda DIY, kunjungan antar suporter yang difasilitasi Pemkot Jogja dan solo, tapi hasilnya nihil. Ini karena ada momen penting dan berangkat dari lapisan bawah makanya penting untuk terus dijaga kerukunannya,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Cuaca Panas, Dinas Kesehatan DIY Minta Warga Mewaspadai Gangguan Kesehatan Kulit
Advertisement

Unik, Taman Sains Ini Punya Gedung Seperti Pesawat Ruang Angkasa
Advertisement
Berita Populer
- Kontes Roket Air di Taman Pintar Diikuti Ratusan Peserta
- Meriahnya Sastra Anak Kampung Kota Jogja, Wujudkan Pembangunan Manusia
- Prakiraan Cuaca Jogja, Minggu 1 Oktober 2023
- Jadwal Terbaru Kereta Bandara YIA Xpress Mulai 1 Oktober 2023, Ada Penambahan Jam Operasional
- Jadwal KRL Jogja Solo Minggu 1 Oktober 2023, Berangkat dari Stasiun Tugu
Advertisement
Advertisement