Instiper Dampingi 4 KWT Ngestiharjo Naik Kelas ke Pasar Komersial
Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta terus memperluas transfer teknologi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)
Kegiatan Penguatan Percepatan Penurunan Stunting melalui DASHAT di Hotel Ros-in, Rabu (16/11/2022)./Ist
JOGJA--“Kependudukan merupakan faktor strategis dalam kerangka pembangunan nasional,” demikian disampaikan Dra. Ita Suryani, M.Kes selaku Koordinator Bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) saat mewakili Kepala Perwakilan BKKBN DIY membuka kegiatan Penguatan Percepatan Penurunan Stunting melalui DASHAT di Hotel Ros-in, Rabu (16/11/2022).
Penduduk merupakan pusat dari seluruh kebijaksanaan dan program pembangunan yaitu sebagai subyek dan obyek pembangunan. Profil keluarga Indonesia yang tercermin dari hasil Supas 2015 menunjukkan keluarga Indonesia berada dalam kondisi yang rentan. Beberapa indikator kesehatan tercatat masih tinggi seperti Angka Kematian Ibu 305 per 100.000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Bayi 22 per 1.000 kelahiran hidup. Potret ini akan berpengaruh dalam pengelolaan keluarga serta pola pengasuhan yang berdampak kepada kualitas manusia.
DASHAT merupakan program yang diluncurkan BKKBN dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting terutama dari keluarga kurang mampu. Masyarakat diberdayakan melalui pemanfaatan sumberdaya lokal yang dipadukan dengan sumberdaya dari mitra lainnya. Kegiatan DASHAT sendiri mencakup edukasi perbaikan gizi dan konsumsi pangan ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Dalam hal ini, masyarakat akan diberi sosialisasi terkait pangan lokal yang terjangkau, bercita rasa, dan bergizi baik dan dipadukan dengan berbagai kegiatan kemitraan melalui model pengelolaan sosial, komersial dan kombinasi.
Kegiatan Penguatan Percepatan Penurunan Stunting melalui DASHAT ini secara khusus dimaksudkan untuk menginventarisasi Kampung KB yang belum melaksanakan dan melaporkan progress kegiatan DASHAT. Harapannya, melalui kegiatan ini didapatkan gambaran tentang implementasi Program DASHAT di Kampung KB serta pengurus Pokja Kampung KB memahami esensi dan urgensi Program DASHAT dalam rangka mengoptimalisasikan program percepatan penurunan stunting.
Turut menghadirkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Yogyakarta Ir. Edy Muhammad dan Riesta Yasinta, S.Gz, M.Ph dari Dinas Kesehatan DIY sebagai narasumber, Kegiatan diikuti oleh 100 orang peserta dengan melibatkan PKB dan pengelola Kampung KB se-DIY.
Rekonseptualisasi Kampung KB dari Kampung Keluarga Berencana menjadi Kampung Keluarga Berkualitas dilakukan untuk mempertegas bahwa Kampung KB merupakan kampung pembangunan kualitas manusia Indonesia. Kampung KB yang semula didefinisikan sebagai satuan wilayah setingkat desa berubah menjadi satuan wilayah setingkat desa dimana terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta terus memperluas transfer teknologi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.