Pemkab Bantul Berdayakan Warga Awasi Pembuangan Sampah Liar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan memberdayakan masyarakat untuk menjaga pihak yang nakal membuang sampah di perbatasan wilayah.
Para penonton menyalakan lampu ponsel sembari bernyanyi kala Maliq & D\'Essentials tampil di Prambanan Jazz 2022 di kompleks Candi Prambanan, Sleman, Jumat (1/7/2022). - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA— Prambanan Jazz Festival (PJF) ke-9 tahun 2023 akan menawarkan pengalaman menonton konser yang berbeda dari edisi yang sebelumnya. Konsep Entertains, Entertainment, Experience, Expectation and trust (ET) disiapkan oleh penyelenggara pada festival yang akan digelar Kembali pada bulan Juli tahun depan.
Promotor ingin Memupuk harapan dan rasa percaya penonton melalui berbagai fasilitas layanan yang diberikan kepada penonton mulai dari hiburan. Apalagi lokasinya yang berada di Candi Prambanan merupakan Heritage yang memiliki sejarah.
Direktur Utama Rajawali Indonesia, Tovic Raharja, menyampaikan bahwa setiap hari akan ada musisi internasional yang akan mengisi line-up. Dirinya mengharapkan penonton mendapat pengalaman baru dan magic.
“Kami ingin di tahun ke sembilan ini orang punya experience baru dengan kita coba bikin selama enam hari,” ujar Tovic saat jumpa pers dengan media di Prambanan Jazz Cafe pada Rabu (21/12/2022).
Tidak seperti konser yang lain, konsep PJF kali ini lebih hidup karena pnonton akan ditemani karakter yang akan ditampilkan untuk mendukung acara. Karakter-karakter tersebut memiliki nama yang punya nilai filosofis sendiri, seperti Ji dan Muninn, Rho, Lou, Lugano, Suri, Patt dan Lui, Agni, Joyo, Achilles, dan Fungi. Karakter tersebut akan berpadu kedalam sebuah dimensi visual dengan lokasi.
BACA JUGA: Kontradiksi Kota dan Ironi Masa Lalu, Catatan Pementasan Semalam Masa Silam Mengunjungiku
Seniman yang kali ini dipercaya berkolaborasi pada PJF 2023, yang telah membuat karakter tersebut, Isa Indra Permana. “Saya merespon bahwa budaya itu bisa dibawa sampai masa depan, ada beberapa karakter yang saya develop mengambil bentuk futuristic meskipun pakai pakaian tradisional,” ujarnya. Dirinya mengatakan bahwa budaya dan masa depa masih bisa berjalan Bersama.
Beberapa musisi papan atas dunia yang agun mengguncang PJF telah diumumkan seperti Gipsy Kings by Andre Reyes, Lucky Chop, Scott Bradlee, Postmodern Jukebox. Ada juga Tunde Baiyewu, vokalis dari Lighthouse Family yang ikut membuat meriah event tersebut. Mereka akan tampil dengan memukau dengan latar belakang Candi Prambanan.
Tiket bisa didapatkan melalui online dan offline di Website Batik Margaria dan Batik Nom dan juga melalui toko fisik secara eksklusif untuk paket Jazzmine dengan harga Rp.1.900.000. Sementara untuk harga Presale 1 dijual dengan harga RP. 750.000; Presale 2 dengan harga Rp. 1000.000; Regular dengan harga Rp. 1.250.000.
"Tiket tersebut akan kita rilis di awal tahun 2023," kata Tovic.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan memberdayakan masyarakat untuk menjaga pihak yang nakal membuang sampah di perbatasan wilayah.
Harga tanah Colomadu Karanganyar naik hingga Rp17 juta per meter persegi. Kawasan Paulan, Malangjiwan, dan Baturan jadi incaran investor.
ASN Kota Cirebon yang mangkir 10 hari kerja berturut-turut tanpa alasan sah terancam penghentian gaji mulai bulan berikutnya.
Sebanyak 139 produk UMKM Desa Wisata Jatimulyo Kulonprogo resmi bersertifikat halal untuk mendukung pengembangan wisata halal dan UMKM lokal.
Disdik Jatim menyiapkan 1,49 juta PIN SPMB 2026. Hingga hari kelima, lebih dari 117 ribu pengajuan masuk dan 90 ribu PIN telah terbit.
Pemerintah mencoret CV, firma, dan PT umum dari penerima PPh Final UMKM 0,5% untuk menutup celah penghindaran pajak.