UMKM Keparakan Jogja Bidik Wisatawan, Higienitas Produk Jadi Kunci
UMKM Keparakan didorong memperkuat higienitas produk agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membidik wisatawan.
Kepala Dinas PUP ESDM DIY Anna Rina Herbranti (kedua dari kiri) di Kompleks Kepatihan, Senin (16/1/2023)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Rancangan pembangunan atau detail engineering design (DED) Jogja Planning Gallery di kawasan Malioboro segera disusun dan akan selesai dalam satu tahun. Setelah DED rampung, Jogja Planning Gallery akan dibangun.
Beberapa waktu lalu, Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan JPG akan dibangun antara 2024 dan 2025. Gedung yang akan dijadikan landmark budaya DIY itu rencananya dibangun di lahan Sultan Grond seluas 25.400 meter persegi atau 2,5 hektare. Lahan tersebut yang sekarang menjadi tempat berdirinya gedung DPRD DIY dan Teras Malioboro 2. Kantor DPRD DIY akan dipindah di Jalan Kenari, timur Stadion Mandala Krida. Sementara, pedagang di Teras Malioboro 2 akan diboyong ke Teras Malioboro 1 di depan Pasar Beringharjo.
BACA JUGA: Ribuan Mahasiswa Kesulitan Bayar Kuliah, Ini Respons UGM
"Saat ini bangunan untuk relokasi DPRD masih dalam tahap desain. Setelah itu harus ada kajian-kajian yang lain,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) DIY Anna Rina Herbranti di Kompleks Kepatihan, Senin (16/1/2023).
Lahan Jogja Planning Gallery juga mencakup bekas kios di Jalan Perwakilan. Pedagang Jalan Perwakilan saat ini sudah digusur dan rencananya dipindah ke Pasar Klithikan.
Anna mengataken sayembara desain JPG telah dilakukan pada 2022. Sayembara tersebut menghasilkan tiga pemenang yang akan mengolaborasikan desain mereka untuk bangunan JPG. “Tahun ini kami lanjut ke DED kemudian amdal [analisis mengenai dampak lingkungan],” ujar Anna
Setelah DED rampung, pembangunan fisik JPG dimulai. Menurut Anna, Jogja Planning Gallery akan diisi galeri kontemporer DIY masa lalu dan masa kini, serta pengaruh teknologi terhadap perkembangan kota. “Harapan kami nanti JPG jadi landmark budaya DIY," kata Anna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UMKM Keparakan didorong memperkuat higienitas produk agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membidik wisatawan.
LPS mencatat tiga BPR di DIY dicabut izin usahanya. Klaim penjaminan simpanan yang dibayarkan mencapai Rp58,51 miliar.
Disdikpora Kota Jogja mencatat kekurangan 71 guru SD dan SMP pada 2026. Kebutuhan sementara dipenuhi melalui berbagai skema, termasuk dana BOS.
BPK menemukan masalah pengelolaan keuangan negara senilai Rp49,28 triliun. Sebesar Rp1,80 triliun telah dikembalikan selama pemeriksaan.
Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan Eko Suwanto menyoroti tren penurunan signifikan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah atau TKD.
Tiket MotoGP Mandalika 2026 habis terjual di semua kategori, termasuk royal box. Penyelenggara memastikan tidak menambah kuota tiket.