PAN Kota Jogja Siapkan Strategi Pemenangan Pileg dan Pilwalkot
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.
Jetty dibangun untuk mengendalikan banjir. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY memberikan penjelasan terkait proyek pengendali banjir di sekitar Yogyakarta International Airport (YIA). Proyek yang ditarget rampung pada 2023 ini telah berjalan sejaka 2021 silam sepenuhnya untuk mencegah kemungkinan adanya banjir di Kawasan YIA.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan Pemda DIY pada April 2021 silam telah menerbitkan surat pemberitahuan terkait rencana pembangunan prasarana pengendali banjir dan pengaman pantau kawasan YIA. Adapun pelaksana proyek sepenuhnya oleh Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak, Ditjen Sumber Daya Air, Kementerian PUPR.
“Maksud dari rencana pembangunan prasarana pengendali banjir dan pengaman pantai di kawasan YIA. Konkretnya membangun sistem pengendalian banjir di daerah aliran sungai [DAS] Serang dan Bogowonto,” katanya Minggu (29/1/2023).
Aji mengatakan pembangunan system pengendali tersebut tidak semata-mata untuk melindungi YIA akan tetapi juga secara umum seluruh di Kawasan tersebut dari dampak dan resiko banjir. Mulai dari melindungi permukiman masyarakat, lahan pertanian hingga fasilitas umum di kawasan strategis YIA. “Secara umum memang untuk mendukung kawasan strategis nasional Borobudur,” ujarnya.
Dengan adanya infrastruktur pengendali yang saat ini dibangun harapannya dapat meningkatkan rasa aman masyarakat terhadap ancaman banjir di sekitar YIA dan masyarakat secara umum di DAS kedua sungai tersebut. Selain itu dapat mengurangi kerugian sosial dan ekonomi masyarakat akibat daya rusak air pada saat terjadi banjir dan gelombang tinggi.
“Selain diharapkan dapat mengamankan fasilitas umum di YIA dan sekitarnya. Sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, memperbaiki kondisi lingkungan. Termasuk untuk sektor pertanian dengan adanya pencegahan banjir maka produksi padi dan pertaniannya lainnya meningkat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.